Putri Charlene dari Monako. Foto: Valery HACHE/AFP

Kondisi kesehatan Putri Charlene dari Monako dikabarkan semakin mengkhawatirkan. Bahkan, menurut seorang sumber, sang putri dikabarkan sempat hampir meninggal saat berada di Afrika Selatan.

Di tahun ini, istri dari Pangeran Albert II itu menghabiskan sekitar 6 bulan di Afrika Selatan karena menjalani sejumlah perawatan kesehatan. Menurut laporan Hello Magazine, putri berusia 43 tahun itu menjalani perawatan karena mengalami infeksi telinga, hidung, dan tenggorokan (THT). Karena kondisinya itu, Putri Charlene pun harus menjalani sejumlah operasi pada Agustus 2021.

Setelah menjalani beberapa operasi di Afrika Selatan, seorang sumber mengungkapkan bahwa Putri Monako hampir meninggal. Bahkan, sang putri juga dilaporkan kehilangan berat badannya secara drastis.

Sumber juga menuding kalau keluarga Kerajaan Monako telah meremehkan kondisi Putri Charlene. Tudingan itu dikeluarkan setelah Pangeran Albert II memberikan pernyataan resmi terkait kondisi kesehatan Putri Charlene. Dalam pernyataan resminya, Pangeran Albert II menyebut Putri Charlene mengalami kelelahan mental dan fisik.

“Tidak adil jika dia digambarkan memiliki semacam masalah mental atau emosional. Kami tidak tahu mengapa istana meremehkan kondisi Putri Charlene, padahal dia hampir mati di Afrika Selatan,” ungkap seorang sumber kepada Page Six.

Sumber itu membenarkan bahwa Putri Charlene sempat menjalani operasi karena mengalami infeksi THT yang parah saat berada di Afrika Selatan. Kondisi ini lantas mengakibatkan masalah sinus dan kesulitan menelan akibat dari operasi sebelumnya.

“Dia belum bisa makan makanan padat selama lebih dari enam bulan karena semua operasi yang dia lalu. Dia hanya bisa menerima cairan lewat sedotan, jadi dia kehilangan hampir setengah dari berat badannya,” lanjut sumber.

Putri Charlene tengah menjalani perawatan medis di lokasi rahasia

Sementara itu, baru-baru ini Pangeran Albert II menyebutkan bahwa Putri Charlene tengah menerima perawatan medis karena kondisinya yang kian memburuk. Perawatan itu didapatkan setelah Putri Charlene kembali ke Monako pada awal November lalu.

Sayangnya, tak diketahui secara pasti di mana sang putri menjalani perawatan kesehatan, namun Pangeran Albert II menegaskan bahwa sang putri tengah menerima perawatan medis di luar Monako demi menjaga privasi.

“Mencari pengobatan di tempat lain di Eropa adalah solusi yang terbaik. Dia (Putri Charlene) sudah membuat keputusan dan kami hanya ingin dia memastikannya di depan kami. Dia pergi beristirahat untuk menjalani perawatan medis yang nyata. Dan itu bukan di Monako. Untuk alasan privasi, itu harus berada di suatu tempat di luar Monako,” kata Pangeran Albert II kepada People.

Tampaknya ada penyakit serius yang diderita Putri Charlene, namun Pangeran Albert II tidak menyebutkan secara gamblang tentang penyakitnya. Pangeran Albert II hanya menyebut Putri Charlene mengalami kelelahan fisik dan juga psikis.

“Saya hanya bisa mengatakan bahwa dia menderita kelelahan yang luar biasa. Dia tidak tidur nyenyak dalam beberapa hari dan tidak makan sama sekali. Dia kehilangan banyak berat badan, yang membuatnya rentan terhadap penyakit potensial lainnya seperti flu atau COVID-19,” pungkas Pangeran Albert II.