Ilustrasi menabung dengan metode Kakeibo. / Foto: SIAPGRAK.COM
Ilustrasi menabung dengan metode Kakeibo. / Foto: SIAPGRAK.COM

Sudah kerja keras setiap hari, tapi kok gaji rasanya cuma numpang lewat aja, ya? Semakin jauh aja deh keinginan punya rumah impian! Tetapi di sisi lain, banyak orang yang penghasilannya relatif biasa tapi seiring waktu tampak berhasil bisa kaya!

Kemungkinan besar mereka menerapkan metode Kakeibo yang diterapkan masyarakat Jepang. Seperti yang kita ketahui, orang Jepang dikenal sebagai pribadi yang bekerja keras serta ulet, Beauties.

Lantas seperti apa metode tersebut? Cek selengkapnya di bawah ini, yuk!

Apa itu Metode Kakeibo?

Menabung ala orang Korea/ Foto: unsplash/Towfiqu barbhuiya
Menabung ala orang Korea/ Foto: unsplash/Towfiqu barbhuiya

Menabung ala orang Jepang/ Foto: unsplash/Towfiqu barbhuiya

Merangkum dari CNBC Indonesia, metode Kakeibo sudah populer di Jepang sejak 1994 dan masih diterapkan sampai sekarang. Tujuannya untuk mengontrol seluruh pengeluaran seminimal mungkin.

Sehingga ketika mereka baru mendapat uang masuk di awal bulan, mereka akan mencatat seluruh kebutuhan sehari-hari yang keluar atau digunakan selama sebulan ke depan. Menyimpan seluruh struk belanjaan juga jadi hal yang biasa buat mereka. Setelah dicatat, mereka akan mengevaluasinya setiap minggu, Beauties.

Cocok nih buat kamu yang kerap merasa uang kok cepat habisnya padahal masih jauh dari tanggal gajian? Nah, dengan begitu jadi ketahuan deh 'bocornya' ke mana.

Membagi Pengeluaran ke Empat Kategori

Jangan menunda-nuda untuk menabung/Foto:SIAPGRAK.COM.com/SIAPGRAK.COM
Hindari kebiasaan menunda untuk menabung. Segeralah menyisihkan uang setelah mendapatkan gaji.

Hindari kebiasaan menunda untuk menabung. Segeralah menyisihkan uang setelah mendapatkan gaji./ Foto: SIAPGRAK.COM.com

Pertama, untuk keperluan biaya sekolah, makan, transportasi, kesehatan, cicilan dan lainnya.

Kedua, untuk kebutuhan opsional seperti belanja dan makan di luar. Ketiga untuk kebutuhan hiburan seperti tamasya, internet dan lainnya.

Dan keempat, untuk pengeluaran ekstra dan bisa juga masuk ke dalam pengeluaran tidak terduga.

Setelah keempat kategori itu sudah tercatat secara rinci, mereka akan menghitung yang bisa disisihkan untuk ditabung. Nah, kenapa harus dicatat dengan rinci? Itu karena agar bisa lebih mudah diperbaiki bila terjadi kesalahan.

Mereka pun jadi punya gambaran pengeluaran perhari, perminggu, juga perbulannya hanya untuk hal-hal yang memang penting. Bayangkan kalau uang yang biasa untuk jajan hal kurang faedah terkumpul, Beauties.. Bisa kaya beneran deh!

Bagaimana, tertarik menerapkannya?

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia,B-Nation! Caranya DAFTAR DI SINI!