Seorang pria mengisi bahan bakar kendaraan di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Berlin, ibu kota Jerman, pada 11 Mei 2022. (Xinhua/Stefan Zeitz)

Jerman mengumumkan tahap pertama, atau tingkat peringatan dini, dari rencana darurat tiga tahap pada akhir Maret.

BERLIN, 23 Juni (Xinhua) -- Pemerintah Jerman pada Kamis (23/6) mengumumkan rencana darurat gas nasional tahap kedua di negara itu, setelah pasokan gas Rusia melalui pipa Nord Stream 1 dipangkas hingga 40 persen dari kapasitas.

"Situasinya serius," kata Menteri Urusan Ekonomi dan Aksi Iklim Robert Habeck, menggambarkan pengurangan pasokan gas tersebut sebagai "serangan ekonomi."

Meskipun fasilitas penyimpanan gas Jerman telah terisi lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya, level penyimpanan yang diinginkan sebelum musim dingin "hampir tidak dapat dicapai tanpa sejumlah langkah tambahan," kata Habeck.

Jerman mengumumkan tahap pertama, atau tingkat peringatan dini, dari rencana darurat tiga tahap pada akhir Maret.

Namun, untuk saat ini, pemerintah Jerman belum memanfaatkan apa yang disebut mekanisme penyesuaian harga.

Foto yang diabadikan pada 8 Oktober 2021 ini menunjukkan pembangkit listrik termal di Frankfurt, Jerman. (Xinhua/Lu Yang)

"Mekanisme ini mungkin diperlukan untuk situasi tertentu guna mencegah runtuhnya pasokan energi. Tetapi itu juga memiliki kelemahan, itulah sebabnya kami mengupayakan sejumlah konsep alternatif," kata Habeck.

Didorong oleh lonjakan harga energi, inflasi di Jerman mencapai 7,9 persen pada Mei, menurut angka resmi. Ini merupakan level tertinggi sejak krisis minyak pertama pada musim dingin 1973-1974.

Menurut Habeck, diprediksi terjadi kenaikan harga gas lebih lanjut. "Ini akan memengaruhi produksi industri dan menjadi beban utama bagi banyak konsumen."

Guna meredam dampak kenaikan harga energi pada konsumen dan perusahaan, pemerintah Jerman telah mengambil beberapa langkah.

Ini termasuk peningkatan tunjangan bebas pajak dasar, tunjangan jarak tempuh yang lebih tinggi bagi komuter jarak jauh, tiket diskon untuk transportasi umum, dan pemotongan pajak bahan bakar.

"Kami berada dalam krisis gas," kata Habeck. "Gas adalah komoditas langka mulai sekarang."

Foto yang diabadikan pada 25 Februari 2022 ini menunjukkan harga solar dan bensin terpampang pada layar di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Frankfurt, Jerman. (Xinhua/Armando Babani)