AFP/GETTY IMAGES/Elsa
Manajer timnas Thailand, Nualphan Lamsam (tengah baju putih), memberikan motivasi kepada skuad timnas Thailand Putri, 16 Juni 2019.

SIAPGRAK.COM - Sosok Nualphan Lamsam sangat berarti sekaligus dihormati bagi timnas Thailand.

Wanita yang akrab disapa Madam Pang itu bukan hanya mendapat jabatan di timnas Thailand sebagai manajer tim, tetapi juga kehormatan di mata para pemain, staf, maupun pelatih.

Sebagai contoh, Chanathip Songkrasin berulang kali meminta Madam Pang untuk berjalan di depannya saat pemberian trofi Piala AFF 2020.

Namun, Madam Pang tak mengiyakan. Beberapa detik kemudian, Chanathip Songkrasin maju dengan sedikit rasa sungkan di depan Madam Pang.

Setelah dua orang tersebut melangkah, barulah pemain, pelatih, dan ofisial timnas Thailand mengikuti.

Perilaku tersebut secara tidak langsung adalah rasa hormat skuad Thailand kepada manajer tim mereka.

Begitu Spesial di Timnas Thailand

Pengorbanan Nualphan Lamsam atau Madam Pang bukan hanya soal jabatan dan waktu. Begitu banyak materi yang dia berikan untuk skuad Thailand.

Bonus terus mengalir darinya. Di sisi lain, Madam Pang dianggap sosok yang bisa membuat suasana skuad nyaman dan percaya diri.

"Terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Madam Pang. Sebagai manajer tim, Madam Pang selalu menyemangati tim dan membantu pemain dalam segala hal agar meraih suasana yang terbaik," ujar pemain timnas Thailand, Supachok Sarachat.

"Bantuannya juga membuat tim memiliki kepercayaan diri yang baik," jelasnya dikutip SiamSport.

Politik Bukan Tujuan

Di beberapa negara berkembang, prestasi olahraga bisa menjadi "tunggangan" politik untuk mendapat massa.

Nama pemilik klub atau tokoh dalam klub tentu akan ikut terseret seiring dengan prestasi mereka.

Hal yang sama juga terjadi pada sosok Madam Pang. Namanya masuk sebagai kandidat Gubernur Bangkok dari Partai Pracharath.

Namun demikian, Madam Pang menolak untuk terjun ke bursa tersebut berdasarkan laporan SiamSport.

"Saya membaca koran politik setiap hari. Saat ini, banyak orang senang ke stadion karena itu adalah tempat yang membawa kebahagiaan bagi rakyat," ujar Madam Pang dikutip SiamSport.

"Dan olahraga adalah obat ajaib, olahraga adalah milik rakyat terlepas dari opini politik."

"Orang-orang Thailand harus bersama-sama datang untuk menyemangati sepak bola Thailand yang bisa dibanggakan," ungkap wanita 54 tahun itu.

Paham Bola

Menjadi juara bukan hanya soal seberapa besar uang yang telah digelontorkan, tetapi juga memahami seluk beluk yang dibutuhkan baik dari segi ilmu, perkembangan, hingga penunjang lainnya di luar pertandingan 90 menit.

Madam Pang adalah sosok yang mendatangkan pelatih Alexandre Mano Polking ke skuad Thailand.

"Manajer kami menggilai sepak bola dan memiliki kemampuan untuk menciptakan atmosfer yang baik dari para pemain," puji pelatih Thailand, Mano Polking.

"Selain itu, dia juga mampu berkoordinasi dengan berbagai klub di dalam maupun luar negeri sehingga kami memiliki pemain terbaik."

"Kami katakan sejak awal tidak punya banyak waktu untuk berlatih sehingga perlu meminta kerja sama dalam mengambil pemain di klub-klub. Terima kasih banyak untuk manajer," jelas pelatih asal Brasil itu.

Penulis : Mochamad Sadheli Editor : Mochamad Sadheli