PEXELS/ Daria Shevtsova
Bekerja remote dari kedai kopi kerap menjadi pilihan banyak orang karena berbagai pertimbangan. Namun sebenarnya ada sejumlah etika dasar yang harus diperhatikan sebelum kita melakukannya.

SIAPGRAK.COM - Kedai kopi bisa menjadi tempat kerja yang menyenangkan bagi pekerja remote, sebelum working space menjamur.

Kedai kopi bukan hanya disukai karena menyediakan minuman berkafein yang lezat, namun juga karena suasananya.

Kebanyakan kedai kopi dilengkapi jaringan internet yang memadai, dan cenderung lengang sehingga nyaman untuk bekerja.

Desain sejumlah coffee shop juga dibuat sesuai dengan bangku yang nyaman dan berbagai akses ke sumber listrik.

Tak heran, banyak orang meyukai momen bekerja secara remote dari kedai kopi, atau pun sekedar mengerjakan tugas.

Meski demikian, keberadaan para pekerja remote di kedai kopi sebenarnya bisa menganggu pengunjung lainnya.

Khususnya, jika laptop, buku, dan berbagai perlengkapan kerja berserakan, dan mendominasi bangku yang seharusnya bisa dipakai oleh pengunjung lain.

Oleh sebab itu, kita dianjurkan menerapkan sejumlah etika mendasar apabila menyukai bekerjaremote dari kedai kopi.

Etika dasar

Demi memastikan kehadiran kita tidak menjadi gangguan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

  • Pilih lokasi yang tepat

Tidak semua kedai kopi merupakan lokasi yang kondusif untuk bekerja. Cari lokasi yang ideal untuk kebutuhan kita maupun karakter kedai kopi tersebut.

Hindari kedai kopi yang terlalu sempit dan memiliki kursi yang sedikit. Kedai kopi yang cenderung mungil biasanya tidak didesain untuk pengunjung yang menetap lama.

Carilah kafe yang bukan hanya menyediakan minuman, namun juga snacks dan makanan besar.

Hal ini membuat kita bisa membeli semua kebutuhan dari kedai tersebut tanpa harus keluar.

Pertimbangkan pula soal koneksi internet yang disediakan sehingga tidak menganggu pekerjaan.

  • Bawa perlengkapan yang memadai

Bekerja secara remote dari kedai kopi berarti kita harus menyiapkan semua perlengkap yang dibutuhkan.

Kebutuhan ini termasuk laptop, charger, colokan, headphone, dompet, buku, dan pena.

Peralatan ini bukan hanya untuk kebutuhan sendiri, namun juga untuk memastikan pekerjaan kita tidak mengganggu orang lain.

Pastikan barang tersebut tidak berserakan sehingga membuat pengunjung lain tidak nyaman.

  • Patuhi aturannya

Kedai kopi biasanya memiliki aturan tersendiri, misalnya dilarang membawa makanan atau minuman dari luar atau durasi pengunjung.

Patuhilah aturan tersebut sehingga tidak perlu membuat kekacauan.

Jangan merepotkan barista dengan harus menegur karena perilaku yang tidak tepat.

Pastikan untuk selalu bersikap sopan dan menjaga ketertiban selama bekerja.

  • Beli sesuatu dan sering pesan ulang

Kita membayar bangku, meja dan listrik yang dipakai dengan membeli makanan dan minuman yang disediakan.

Pastikan untuk membeli salah satu menunya, dan usahakan untuk melakukan pembelian yang lain.

Usahakan untuk memesan makanan atau minuman lain setiap satu jam sekali. Dengan cara ini, kehadiran kita tidak akan merugikan pemilik kedai kopi tersebut.

  • Menjagakan barangĀ 

Setelah bekerja beberapa lama, kita seringkali butuh ke kamar mandi atau sekedar melakukan peregangan di luar ruangan.

Biasanya ini memunculkan dilema ketika harus meninggalkan sejumlah barang berharga seperti laptop atau dompet.

Meskipun repot, pastikan untuk membawa semua barang tersebut ketika beranjak dari tempat duduk.

Jangan berharap pengunjung lain atau barista kedai kopi tersebut untuk menjaganya demi kita.

Mereka mungkin saja memiliki banyak hal lain untuk dikerjakan atau harus segera pergi meninggalkan lokasi juga.

  • Jangan menerima teleponĀ 

Jangan menerima telepon di dalam kedai kopi kecuali penggilan tersebut akan berakhir dalam waktu kurang dari satu menit.

Hal ini akan menganggu pengunjung lainnya termasuk yang juga sedang bekerja di sana.

Sebaiknya kita beranjak ke luar ruangan apabila telepon itu akan memakan waktu lama.

Bisa juga memutus telepon tersebut dan mengontaknya peneleponnya kembali apabila situasi lebih memungkinkan.

  • Jangan duduk terlalu lama

Jangan menghabiskan waktu terlalu lama dan berlebihan sehingga membuat pengunjung lain enggan datang.

Kedai kopi membutuhkan pengunjung lain agar bisnis mereka tetap berjalan lancar.

Idelanya, kita hanya menghabiskan waktu selama empat jam jika berniat bekerjaremote di kedai kopi.

Lebih dari durasi tersebut, disarankan untuk mencari lokasi lain untuk melanjutkan pekerjaan.

Jika kedai kopi mulai semakin ramai dan banyak pengunjung yang tidak kebagian kursi, mungkin itu juga pertanda kita harus segera pulang.

Penulis : Sekar Langit Nariswari Editor : Glori K. Wadrianto