Siskaeee, tersangka aksi pamer payudara di Bandara YIA. Foto: istimewa.

Siskaeee, sosok dalam video wanita pamer payudara di Bandara YIA Kulon Progo ternyata sudah membuat video porno sejak tahun 2017. Pembuatan video tersebut aktif dilakukan hingga 2021 saat ini.

"Tersangka sudah melakukan kegiatan tersebut dan memposting foto/video pornografi sejak tahun 2017," papar Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto dalam jumpa pers yang digelar di Mapolda DIY pada Selasa (7/12/2021).

Selama melakukan pembuatan video pornografi, ada sebanyak 7 situs yang digunakan untuk penyebaran konten. Beberapa situs yang digunakan pelaku tersebut diantaranya sudah dibanned.

"Beberapa sudah di banned dan masih ada beberapa yang masih mendapat bayaran," imbuhnya.

Adapun dari hasil pembuatan konten video pornografi tersebut, pelaku meraup sejumlah keuntungan setiap bulan. Penghasilan rata-rata yang didapatkan Siskaeee yakni sejumlah Rp 15 hingga 20 juta.

"Keuntungan tersebut yang didapat dari akun onlyfans untuk tiap subscriber adalah sebesar 5 dollar dan penghasilan tersbeut bisa dicairkan ketika mendapatkan akumulasi sebesar 500 dollar," kata Yuliyanto.

Sementara itu pendapatan tersangka selama memiliki salah satu akun yang kerap memproduksi konten pornografi sejak tanggal 2 Maret 2020 hingga 6 Desember 2021 kemarin tercatat sebesar 154 dollar Amerika atau sekitar Rp 2 miliar rupiah.

"Untuk pendapatan bersihnya sejumlah 123 USD atau setara Rp 1,7 miliar," paparnya.

Sebelumnya sebuah video berdurasi 1 menit 27 detik yang dipastikan diambil di bagian parkir lantai 2 Bandara YIA memperlihatkan seorang wanita yang kini diketahui sebagai Siskaeee melakukan perbuatan asusila. Dalam videonya tampak wanita yang kini diketahui identitasnya sebagai Siskaeee menunjukkan sejumlah bagian intim tubuhnya.