Ilustrasi ibu hamil/Foto: iStockphoto
Ilustrasi ibu hamil/Foto: iStockphoto

Jakarta - Merebaknya pandemi COVID-19 sejak akhir 2019 telah membuat berbagai perubahan bagi kehidupan banyak orang baik dalam hal rutinitas atau perencanaan hidup. Salah satunya, mungkin adanya rasa ragu bagi Bunda dan Ayah untuk memiliki anak.

Pasalnya, mungkin Bunda dan Ayah bertanya-tanya apakah aman atau tidak untuk menjalani kehamilan saat pandemi? Apakah saja hal yang perlu dipertimbangkan untuk hamil di masa pandemi? Simak penjelasan berikut ini, ya Bunda.

Pada tahun lalu, sebuah studi Brookings Institution menunjukkan adanya penurunan sebanyak 60.000 pada Oktober 2020 hingga Februari 2021 di Amerika Serikat. Jumlah penurunan terbesar yakni pada Januari 2021.

Tak mengherankan ya Bunda, selain sektor pendapatan dan pekerjaan, pandemi COVID-19 juga memengaruhi tingkat kelahiran di seluruh dunia, seperti dikutip dari Washington Post.

Kekhawatiran dan kecemasan tentang efek kesehatan dan efek pandemi pada kehidupan secara umum mungkin telah membuat pasangan mempertimbangkan kembali rencana untuk mengandung anak di masa pandemi.

Sebuah penelitian di NYU Grossman School of Medicine juga telah melakukan survei terhadap 1.179 ibu di New York dan menemukan sepertiganya memutuskan untuk menunda kehamilan selama pandemi, seperti dikutip dari Times of India

Bisakah hamil di masa pandemi?

Beberapa pasangan mungkin menyimpulkan bahwa mencoba untuk hamil di masa pandemi adalah pilihan yang tepat. Namun, bagi sebagian orang lain mungkin memutuskan untuk menunda kehamilan, baik karena rekomendasi dokter atau penilaian risiko pribadi mereka sendiri.

Penting untuk dicatat bahwa tidak ada satu jawaban yang tepat. Setiap orang berbeda dan memiliki situasi kehidupan yang berbeda. Oleh karena itu, yang terbaik adalah membuat keputusan ini bersama pasangan Bunda dan dengan bimbingan dokter atau bidan Bunda.

Berikut beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan bila Bunda ingin hamil di masa pandemi COVID-19, terutama kini saat varian baru Omicron mulai merebak: 

1. Faktor usia

Usia Bunda mungkin menjadi faktor kunci untuk dipertimbangkan saat membuat keputusan untuk hamil. Secara umum, semakin muda Bunda, semakin disarankan untuk menunda kehamilan, dan sebaliknya.

"Jika seorang wanita lebih tua, katakanlah 42 tahun, dan waktu sangat penting, dia mungkin ingin terus bekerja untuk hamil, tetapi jika lebih muda, ibu mungkin hanya ingin menunggu sebentar untuk memperjelas," kata Mary Jane Minkin, MD, profesor klinis kebidanan dan ginekologi di Universitas Yale, dikutip dari Verywell Family.

Simak kelanjutannya di halaman berikutnya.

Saksikan juga video tentang saran dari dokter kandungan untuk ibu hamil yang terpapar COVID-19.