5 Fakta Usai Kepindahan Philippe Coutinho ke Aston Villa

Philippe Coutinho merampungkan kepindahannya dari Barcelona ke Aston Villa dengan status pinjaman hingga akhir musim. Ia bisa dipermanenkan jika performanya impresif sampai akhir musim nanti. Kembalinya Coutinho ke Liga Inggris ini sekaligus memberikan beberapa fakta menarik.

1. Reuni dengan Steven Gerrard

Kedatangan Philippe Coutinho ke Aston Villa tidak lepas dari pengaruh Steven Gerrard. Sang pelatih menilai Coutinho merupakan pemain yang apik dan cocok untuk The Villans saat ini.

Hal ini tentu tidak berlebihan bagi Gerrard. Ia mengetahui sendiri bagaimana kualitas sang pemain. Keduanya pernah membela Liverpool saat bermain pada 2013—2015. Kehadiran pemain 29 tahun ini diyakini akan dapat membantu tim untuk berkembang.

2. Dua kali dipinjamkan Barcelona

Barcelona meminjamkan Philippe Coutinho untuk kedua kalinya. Kali ini dipinjamkan ke Aston Villa dengan opsi pembelian permanen pada akhir musim.

Sebelumnya, pada 2019/2020, ia dipinjamkan Barcelona ke Bayern Munchen selama semusim. Ia mampu menunjukkan performa apik ketika bersama klub Bundesliga tersebut. Hal ini terbukti dengan mampunya ia membawa Die Roten meraih treble winner, termasuk gelar Liga Champions.

Sayangnya, cedera yang dideritanya menjelang akhir musim harus membuatnya absen sebulan. Alhasil, karena cedera yang dialami, ia batal dipermanenkan Bayern Munchen dan kembali ke Barcelona saat musim berakhir.

3. Berpotensi kembali ke penampilan terbaiknya

Setelah hengkang dari Liverpool, Philippe Coutinho tidak sama seperti sebelumnya. Ia gagal memenuhi ekspekstasi Barcelona usai dibeli dengan mahar 135 juta euro. Ia sering mengalami cedera dan kerap gagal bersaing di skuad utama. Oleh karena itulah Coutinho dipinjamkan.

Sempat memiliki asa pada awal musim 2021/2022 dengan tampil cukup apik, performa Coutinho ternyata angin-anginan. Puncaknya terjadi setelah kedatangan Xavi Hernandez, yang menggantikan Ronald Koeman. Kedatangannya membuatnya makin merana karena tidak masuk dalam strategi sang pelatih.

Dengan bergabung bersama Aston Villa, Coutinho mempunyai peluang kembali tampil dengan kualitas yang bagus. Ia sudah mengerti bagaimana pola permainan yang ada di Premier League. Ia diharapkan tidak sulit untuk beradaptasi.

4. Statistik dan catatan apik di Premier League

Saat membela Liverpool pada 2013—2018, Coutinho adalah pilar penting di lini tengah. Ia nyaris mengantarkan Liverpool meraih gelar Premier League 2013/2014. Sayangnya, hal tersebut urung terjadi pada akhir musim.

Coutinho juga menjadi salah satu pemain andalan dalam kebangkitan The Reds pada awal kedatangan Jurgen Klopp di Anfield pada 2015. Ia mampu menjadi pengatur kreatif di lapangan. Secara keseluruhan, ia mencatatkan 152 laga di Liga Inggris dengan torehan 41 gol dan 37 assist.

5. Coutinho mengenakan nomor 23

Philippe Coutinho mengenakan nomor punggung 23 di Aston Villa. Sebelumnya, nomor punggung ini dikenakan Jota Peleteiro pada 2019/2020.

Kehadiran Philippe Coutinho diharapkan mampu membuat performa tim meningkat. Ia berpotensi melakukan debut pada laga melawan Manchester United pada pekan ke-22 Premier League usai merampungkan cek medis bersama Aston Villa.

Aston Villa sendiri tengah sibuk pada bursa transfer Januari 2022. Hal ini dilakukan untuk dapat membuat tim bersaing masuk ke zona Eropa musim depan. Pengalaman yang dimiliki Coutinho akan sangat membantu The Villans dalam bersaing di Liga Inggris.