Sebar Peristiwa Lama Kecelakaan KMP Lestari Maju, Bumbui Judul Keliru

PENYEBARAN hoax melalui status di media sosial yang ditautkan dengan blogspot clickbait memang perlu diwaspadai. Modusnya, mengandalkan judul yang bombastis untuk menarik minat pengguna media sosial mengeklik tautan. Penggunaan judul dengan menyebut hari menjadi salah satu modus untuk semakin memancing user membuka link.

Misalnya, sebuah narasi ada insiden kapal tenggelam yang disertai penyebutan nama hari. ”Innalillahi Minggu Berduka,” tulis akun Facebook Nina Rahnina kemarin (22/6). Judul tautan itu menyebutkan ada 139 penumpang yang meninggal dalam insiden tenggelamnya kapal penumpang tersebut. Disebutkan, kapal berlayar di perairan Selayar, Sulawesi Selatan (bit.ly/KaramMinggu).

Informasi serupa dengan foto yang sama diunggah akun Facebook Long Atai beberapa hari lalu di sebuah grup yang berbeda. Katanya, insiden kapal tenggelam itu terjadi di Pringsewu di sebuah kabupaten di Provinsi Lampung. Kemudian disertai hari kejadian pada Senin. Juga tanpa menyebutkan tanggal dan bulan (bit.ly/DiPringsewuLampung).

Berdasar penelusuran, foto tersebut sudah beredar beberapa tahun lalu. Foto diunggah beberapa media mainstream yang memperlihatkan kondisi kapal feri KMP Lestari Maju tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan. Kejadian pada Selasa siang, 3 Juli 2018. Bandingkan dengan dua akun yang menyebutkan kejadian pada Minggu dan Senin.

Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 10.00 Wita saat KMP Lestari Maju berangkat dari Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba, dengan tujuan Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar. Pukul 13.40 Wita, kapal mengalami masalah. Air masuk ke dek lantai bawah. Karena tengah berada di lautan, KMP Lestari Maju merapat ke Pantai Pa’badilang, Desa Bungaya, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Jumlah korban juga bukan 139 meninggal seperti yang disebutkan di judul blog clickbait itu. Melainkan 35 penumpang. ”Korban yang meninggal dunia sebanyak 35 orang,” jelas Kapolres Selayar AKBP Syamsu Ridwan pada Rabu, 4 Juli 2018.

Sedangkan korban selamat dari insiden tersebut sebanyak 155 orang. Lalu, total korban yang sudah dievakuasi 190 orang. Anda dapat membaca ulasan Jawapos.com di bit.ly/35Meninggal.

Akun Twitter almarhum Sutopo Purwo Nugroho juga pernah mengunggah informasi serupa. ”KM Lestari Maju alami kecelakaan laut hampir tenggelam di perairan Selayar Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulsel pada 3/7/2018, 14.30 Wita. Kapal membawa penumpang dan kendaraan. Diduga terjadi kebocoran lambung kiri kapal. Evakuasi dipimpin Basarnas dibantu BPBD dan aparat lain.” Begitu penjelasannya. Anda dapat membacanya di bit.ly/Sulsel2018.

FAKTA

Kecelakaan air terjadi pada Selasa, 3 Juli 2018, di perairan Sulawesi Selatan. Jumlah korban meninggal 35 orang.