Melawan Saat Ditangkap, Pelaku Begal Tewas Ditembak
Melawan Saat Ditangkap, Pelaku Begal Tewas Ditembak

Rejang Lebong, Bengkulu, tvOne

Melawan petugas dengan senjata tajam saat akan diringkus, satu dari dua pelaku begal terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas. Meski sempat mendapatkan perawatan medis, namun, pelaku akhirnya meninggal dunia. Sementara, satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Tonny Kurniawan membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Kapolres, tindakan tegas terukur dilakukan lantaran pelaku melakukan perlawanan saat anggota polisi dari Polsek Sindang Kelingi akan melakukan penangkapan terhadap dua pelaku begal.

"sempat terjadi perkelahian antara dua pelaku dengan anggota. Namun, salah satu pelaku melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam yang disembunyikan dipinggang dan berniat untuk menikam anggota. Sehingga, terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur," terang Tonny Kurniawan saat dikonfirmasi sabtu (21/05/2022) malam.

Dijelaskan Kapolres, untuk identitas pelaku belum diketahui. Lantaran saat dilakukan penangkapan dan dilakukan penggeledahan, tidak ditemukan identitas pada dirinya. Sedangkan, satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran.

Kapolres menuturkan, sebelum berhasil dilumpuhkan oleh petugas. Pelaku terlebih dahulu melaksanakan aksi pencurian dengan kekerasan di jalan umum Desa Lubuk Ubar Kecamatan Curup Selatan pada Sabtu (21/5/2022) siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Korbannya adalah Safrudin (65) warga Kelurahan Talang Rimbo Lama. Saat itu, korban yang berprofesi sebagai tukang ojek tengah mangkal di pangkalan ojek. Kemudian pelaku menghampiri korban dan meminta untuk mengantarnya ke daerah Desa Lubuk Ubar. Setiba dijalan umum Desa Lubuk Ubar, pelaku kemudian meminta berhenti karena alasan ingin buang air kecil. Saat berhenti tersebut pelaku langsung mendorong korban hingga terjatuh dan kemudian pelaku membawa lari sepeda motor Honda Beat BD 2291 KR milik korban.

Dibantu warga, Korban kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Rejang Lebong. "Pasca mendapat laporan adanya kejadian Curas ini, kemudian kita langsung berkoordinasi dengan seluruh Polsek jajaran untuk melakukan pencegatan,” tambah Kapolres.

Saat petugas Polsek Sindang Kelingi melakukan pencegatan di jalan lintas Curup-Lubuklinggau tepatnya di depan Mapolsek Sindang Kelingi. Petugas melihat dua orang yang membawa sepeda motor milik korban. Namun, karena melihat ada petugas yang melakukan penghadangan kemudian kedua pelaku putar balik dan langsung dikejar petugas. Keduanya berhasil di hadang petugas di kawasan Desa Mojorejo Kecamatan Selupu Rejang. Saat berhasil dihentikan tersebut, kedua orang pelaku langsung berusaha melawan dan melukai petugas menggunakan belati.

Meski telah diberikan tembakan peringatan, namun, pelaku tetap melawan sehingga petugas langsung melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak ke bagian betis dan bawah ketiak. Sedangkan satu pelaku lainnya, melarikan diri dengan memasuki perkebunan milik warga. Selain mengamankan barang bukti sepeda motor milik korban, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu bilah senjata tajam dan kunci leter T.

Setelah dilumpuhkan, pelaku sempat dibawa ke RS Annisa di Kelurahan Simpang Nangka untuk mendapat perawatan medis. Namun, sekitar pukul 16.00 WIB pelaku dinyatakan meninggal dunia dan dibawa ke RSUD Curup.

"Saat ini, petugas kita masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku yang kabur. Selain itu, kita juga tengah mencari identitas pelaku yang memiliki ciri-ciri terdapat tato dibagian bahu kanan yang berhasil dilumpuhkan,” demikian Kapolres.(Fyr)