Pria Ini Nyaris Meninggal Dunia, Gegara Bernyanyi dengan Nada Tinggi
Seorang pria asal Changsha, China tengah menjadi sorotan publik baru-baru ini.

JAKARTA, SIAPGRAK.COM - Seorang pria asal Changsha, China tengah menjadi sorotan publik baru-baru ini. Pasalnya, dia dilarikan ke rumah sakit hingga masuk unit gawat darurat setelah memaksakan diri saat bernyanyi karaoke di pesta ulang tahun temannya.

Dilansir dari Oddity Central, Sabtu (4/12/2021), pria tersebut bernama Wang Zhe. Dia didiagnosa menderita cedera paru-paru serius karena memaksakan mencapai nada tinggi saat sedang karaoke.

Hal ini terjadi saat Wang Zhe menghadiri pesta ulang tahun temannya. Dia berniat untuk meramaikan suasana dan memutuskan untuk memamerkan suaranya dengan menyanyikan lagu ‘New Drunken Concubine’. Lagu itu sudah sangat terkenal dengan nada tingginya.

Ketika hendak mencapai bagian nada tinggi, pria berusia 25 tahun tersebut tiba-tiba merasakan sakit yang menusuk tajam tepat di bagian dadanya. Dia lantas berhenti bernyanyi sambil menahan rasa sakitnya.

Wang Zhe mengira bahwa sakit pada dadanya itu hanya penyakit ringan yang masih bisa ditahan, sehingga dia pun tak terlalu mempedulikannya. Namun, ketika bangun keesokan harinya, Wang Zhe mengalami kesulitan saat bernapas.

Keluarganya lantas bergegas membawanya ke rumah sakit. Setelah menjelaskan pada dokter kronologi kejadiannya, Wang Zhe langsung dirujuk untuk menjalani X-ray.

Hasil X-ray menunjukkan bahwa Wang Zhe menderita pneumotoraks, yakni kondisi di mana gelembung udara terbentuk di antara paru-paru dan dinding dada. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut bisa berakibat fatal hingga pasien berujung kematian.

Dokter menjelaskan bahwa Wang Zhe terlalu memaksakan suaranya untuk mencapai nada tinggi ketika bernyanyi. Alhasil kantong udara pada paru-paru kanannya pun pecah dan menyebabkan terbentuknya kantong udara lain yang berukuran lebih besar.

Pasalnya, kantong tersebut terlalu besar hingga menekan paru-paru yang menyebabkan seseorang kesulitan saat bernapas.

Wang Zhe pun terpaksa harus menjalani tindakan bullectomy, yakni prosedur invasif untuk mengeluarkan udara yang terbentuk pada rongga dadanya. Beruntungnya, nyawa Wang Zhe masih terselamatkan. Dia pun akhirnya keluar dari rumah sakit setelah dinyatakan pulih dari penyakitnya.