Uji Hasil Belajar Siswa dengan Teknik Ulangan Harian Acak

SIAPGRAK.COM, PEMBELAJARAN adalah segala sesuatu yang dapat membawa informasi dan pengetahuan dalam interaksi yang berlangsung antara pendidik dengan peserta didik. (Asyar, 2011).

Belajar menurut pengertian psikologis merupakan suatu proses perubahan tingkah laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungannya dalam menentukan kebutuhan hidupnya. Perubahan-perubahan tersebut akan nyata dalam seluruh aspek tingkah laku.

Menurut psikologi klasik, hakikat belajar adalah all learning is a prosses of developing or training of mind. Belajar adalah melihat objek dengan menggunakan substansi dan sensasi.

Menurut teori mental State, Belajar adalah memperoleh pengetahuan malalui alat indra yang disampaikan dalam bentuk perangsang-perangsang dari luar. Pengalaman-pengalaman berasosiasi dan bereproduksi. Oleh karena itu latihan memegang peranan penting.

Masalah klasik dalam model pembelajaran di kelas SDN 01 Bukur, terutama kelas 5 adalah lemah tingkat interaksi antar anggota kelompok. Interaksi antar anggota kelompok dalam pembelajaran kooperatif seharusnya berbentuk kegiatan, saling tanya, saling mengajari, saling mengingatkan dan berbagai bentuk interaksi lain dengan tujuan menyelesaikan tugas kelompok.

Untuk mengetahui sejauh mana peningkatan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, maka penulis menguji siswanya dengan teknik ulangan harian acak atau disebut juga Random Daily Restating.

Adalah teknik pembelajaran yang mengutamakan metode tes atau ujian yang dilakukan secara rutin dengan jadwal atau materi yang diacak. Disebut acak sebab tidak memiliki pola atau bentuk khusus. Oleh sebab itu, sulit diperkirakan dan diprediksikan secara pasti, baik dalam hal materi maupun jadwal pelaksanaannya.

Teknik Ulangan Harian Acak sedikit berbeda dengan teknik tes atau ujian pada umumnya. Jika teknik ujian dan tes pada umumnya, jadwal pelaksanaan ujian sudah diberitahukan dan sudah ditentukan dengan jelas tanggal pelaksanaan maupun materi yang diujikan, teknik ulangan harian acak tidak demikian adanya.Tujuan membuat soal acak adalah untuk mengantisipasi antar siswa saling bertanya satu sama lainnya. Jadi siswa bisa fokus pada soal pertanyaan masing-masing.

Langkah kerja yang dilakukan penulis sebagai berikut : Pertama, Guru menentukan tema mata pelajaran yang menjadi sasaran penerapan teknik ulangan harian acak. Kedua, Guru menentukan spesifkasi dan kombinasi materi tes yang akan diujiankan pada siswa. Ketiga, Guru membuat daftar jadwal ulangan harian acak yang akan diterapkan pada siswa.

Keempat, Guru mengikuti dan melaksanakan jadwal Teknik Ulangan Harian Acak sesuai rencana dan pedoman pembelajaran yang telah disusun tersebut. Keunggulan teknik ulangan harian acak dibandingkan teknik pembelajaran yang lain adalah sebagai berikut : siswa terbiasa belajar setiap saat untuk mengantisipasi datangnya ulangan harian, mengurangi tingkat ketergantungan pada orang lain dan bahan sontekan, menumbuhkan rasa percaya diri siswa pada saat ujian yang sesungguhnya dilakukan.

Semakin mereka banyak membuat contekan berarti semakin sering ia belajar. Akhir dari semua itu sudah bisa diperkirakan bahwa tingkat ketergantungan siswa pada orang lain atau pada bahan contekan akan semakin berkurang. Kemandirian dan rasa percaya dirinyapun akan muncul dengan sendirinya. (ct4/zal)

Guru SDN 01 Bukur, Kab. Pekalongan