Ilustrasi

SEDIKITNYA 23 warga berasal dari 20 keluarga di Dukuh Banjaran, Desan Banyuringin, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah terpapar covid-19 yang tertular dari seorang pendatang. Akibatnya dukuh tersebut sementara ditutup aksesnya (lockdown) untuk mengantisipasi terjadi penyebaran.

Pemantauan Media Indonesia Kamis (25/11) Dukuh Banjaran, Desa Banyuringin, Kecamatan Singorojo, Kendal untuk sementara tidak dapat dimasuki orang dari luar. Portal dipasang di beberapa pintu masuk ke dusun tersebut.

Dua dari 23 warga terkonfirmasi covid-19 tersebut diketahui adalah pelajar sekolah dasar (SD), sehingga sekolah tempat kedua siswa itu belajar juga dilakukan pembelajaran secara daring untuk mengantisipasi penyebaran di sekolah. "Hanta sekolah tempat dua siswa itu belajar yang daring untuk sementara, sedangkan sekolah lain tetap pembelajaran tatap muka (PTM)," kata Kepala Dinas Pendidikan Kendal, Wahyu Yusuf.

Camat Singorojo Sunarto mengatakan 23 warga Dukuh Banjaran yang terpapar covid-19 tersebut tertular dari warga pendatang yang baru datang dari luar daerah, sehingga untuk mengantisipasi penyebaran maka selain dilakukan isolasi dan penanganan cepat.

Sementara itu berdasarkan data Dinas Kesehatan, hingga saat ini total jumlah warga Kendal yang terkonfirmasi covid-19 mencapai 79 orang yang tesebar di empat kacamatan. Lima orang dirawat di rumah sakit dan 74 orang jalani isolasi mandiri. (OL-15)