Kurang perawatan pada organ intim dapat menyebabkan gangguan jamur yang mengganggu kesehatan.

GridHEALTH.id - Wajah biasanya  mendapatkan  perhatian  lebih  dalam  hal  perawatan  kulit.  Namun,  sebenarnya permasalahan kulit dapat terjadi di permukaan kulit mana saja, salah satunya adalah daerah organ intim.   Kurangnya  perhatian  untuk  menjaga  kesehatan  kulit  dan  produksi  kelenjar  keringat  tubuh  yang  berlebihan  menyebabkan  bakteri  tumbuh  subur  hingga  akhirnya  jamur  bermunculan  pada kulit.

Kadar pH yang tidak seimbang pada tubuh menyebabkan rasa tidak nyaman, bau tidak sedap hingga rasa terbakar. Hal ini juga dapat terjadi di area intim.   Salah satu penyebab penyakit kulit adalah Candida Albicans yakni infeksi jamur yang biasa menyerang bagian tubuh seperti kulit, mulut  dan organ intim.

Apabila terjadi infeksi, kemungkinan dapat menyebar dan mempengaruhi sistem kerja organ tubuh yang mengakibatkan masalah kesehatan jangka panjang.

Dokter Ivan Hoesada, M. Biomed (Medical Consultant High Desert International mengatakan, “Daerah intim merupakan bagian tubuh yang membutuhkan perawatan khusus tapi sering kali diabaikan karena kurangnya pengetahuan untuk perawatan.

Baca Juga: Varian Omicron Telah Berevolusi Berbulan-bulan Tanpa Ketahuan, Ahli Virologi Mengaku Kecolongan

Keluhan ini disebut  candidiasis atau infeksi jamur (yeast infection) yang banyak dialami oleh mayoritas perempuan dewasa dan remaja. Apabila tidak terkendali perkembangbiakannya, bisa menjadi masalah kesehatan yang besar.“

Cara  yang  dapat  dilakukan  untuk  menjaga  kebersihannya  adalah  dengan  membersihkan menggunakan air hangat, mengeringkan dengan handuk, memakai pakaian terutama pakaian dalam berbahan katun yang menyerap keringat, dan menerapkan hidup sehat .

Juga rutin membersihkan dengan menggunakan sabun yang memiliki pH yang menjaga keseimbangan bakteri baik pada area intim dan bebas paraben sekaligus mencegah infeksi saluran kemih.  Banyak  anggapan  yang  beredar  tentang  menjaga  kebersihan  daerah  intim  hanya  perlu dilakukan oleh wanita, padahal pria dan remaja juga perlu memperhatikan kesehatan daerah intim.

Terdapat pula anggapan mengenai pembersihan daerah intim bisa dilakukan menggunakan  sabun biasa. 

Perlu diperhatikan  bahwa  rata-rata  sabun  mandi  tidak memiliki kadar pH yang seimbang untuk merawat area intim. Untuk daerah intim dianjurkan memilih sabun dengan kadar pH yang sesuai dengan daerah intim yaitu antara 3.5 hingga 4.5.

Gunanya agar kadar keasaman dan populasi bakteri baik tetap seimbang untuk kesehatan area intim.

Dianjurkan untuk memilih sabun yang bukan saja memiliki kadar pH yang sesuai, tetapi juga memiliki  beberapa  kandungan  bahan  alami  untuk  perawatan  kulit,  seperti  Aloe  Vera, pelembab  alami  yang  telah  diuji  coba  untuk  mencegah  kekeringan  dan  ketidaknyamanan  sekaligus menghambat aktivitas mikroba bakteri uropatogenik yang menyebabkan infeksi di  area intim.

Dalam  upaya  membantu  masyarakat  menjaga  kesehatan  daerah  intim,  HDI  (High  Desert  International),  perusahaan  yang  berfokus  pada  produk-produk  kesehatan  berbasis  hasil  perlebahan dan bahan alami, memperkenalkan produk terbaru yaitu Bee BotanicsTM Propolis Hygiene Wash.

Produk ini menjadi lini terbaru dari Bee BotanicsTM , yang merupakan varian produk perawatan tubuh HDI.  Ellen Suwardi (Key Leader Sales & Marketing HDI) mengatakan, “Infeksi  kulit  yang  diakibatkan  oleh  jamur  Candida  albicans  sering  tidak  dikenali  oleh masyarakat, padahal dapat menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang yang tentunya berbahaya.

Solusi perawatan organ intim dari HDI memperkenalkan Bee BotanicsTM  Propolis  Hygiene  Wash  merupakan  sabun  dengan  kadar  pH  yang  sesuai untuk  menjaga  kebersihan  organ  intim  dan  juga  bermanfaat  untuk  penggunaan  sehari-hari keluarga mulai usia remaja, wanita ataupun pria.”  

Bee BotanicsTM Propolis Hygiene Wash dengan kadar pH 3,5- 4,5 berfungsi membantu untuk menjaga  keseimbangan  pH  terutama  di daerah intim. 

Sabun  ini  juga aman   karena  tidak  menggunakan  bahan  kimia  seperti  Sodium  Lauryl Sulphates (SLS) dan Paraben, yang membuatnya tidak hanya aman dari segi kesehatan tapi juga cocok untuk kulit yang paling sensitif. 

 HDI Bee BotanicsTM Propolis Hygiene Wash mengandung ekstrak bahan alami seperti  Ekstrak Bee Propolis, Aloe Vera, Ekstrak Piper Betle dan Ekstrak Chamomile. (*)