Jelang PPKM Level 3, Anak Kecil Masih Boleh Masuk Mal?

JAKARTA— Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh wilayah Indonesia akan kembali diterapkan guna mencegah penyebaran virus corona. Kebijakan tersebut berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Sebelumnya pemerintah melalui kementerian dalam negeri mengeluarkan Surat Edaran atau SE perpanjangan aturan PPKM Jawa Bali yang terbaru yang berlaku hingga 13 Desember mendatang.

Aturan tersebut diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 63 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019.

Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) itu, pemerintah kembali memperbarui kategori PPKM level 1, 2 dan 3 di wilayah Jawa dan Bali. Aturan terkait kegiatan masyarakat juga disesuaikan sesuai level daerah.

“Untuk kegiatan pada pusat perbelanjaan/mall/pusat di level 2 (termasuk Jakarta) perdagangan dibuka dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen) sampai dengan Pukul 21.00 waktu setempat,” tulis inmendagri terbaru anomor 63 dikutip, Sabtu (4/5/2021).

Adapun ketentuan kegitan di pusat perbelanjaan atau mal sebagai berikut:

1.Anak usia di bawah 12 (dua belas) tahun diperbolehkan masuk dengan syarat didampingi orang tua.

2.Untuk tempat bermain anak-anak, dan tempat hiburan dalam pusat perbelanjaan/ mall/ pusat perdagangan dibuka dengan syarat orang tua harus mencatatkan alamat dan nomor telepon untuk kebutuhan tracing.

3. Pengunjung wajib menggunakan PeduliLindungi terhadap pengunjung dan pegawai.

Sementara itu untuk operasional bioskop dapat beroperasi dengan ketentuan sebagai berikut:

1.Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai.

2.Kapasitas maksimal 70% dan hanya pengunjung dengan kategori Hijau dan Kuning dalam PeduliLindungi yang boleh masuk

3.Anak usia dibawah 12 tahun diizinkan masuk dengan syarat didampingi orang tua.

4.Untuk restoran/ rumah makan dan kafe di dalam area bioskop diizinkan menerima makan di tempat (dine in) dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen) dan waktu makan maksimal 60 menit.

5.Pengunjung dapar mengikuti protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Kesehatan.