Kisah Rey Mbayang Memaknai Cinta dengan Dinda Hauw Lewat Film 'Cinta Subuh'
Film Cinta Subuh menceritakan kisah cinta dua mahasiswa yang berada di satu kampus. Gimana ceritanya, simak ulasannya!

Selain film "KKN di Desa Penari", ada film romantis islami yang berjudul "Cinta Subuh" sedang tayang di bioskop. Film ini menjadi salah satu film yang juga ditunggu masyarakat Indonesia.

"Cinta Subuh" menceritakan kisah cinta dua mahasiswa yang berada di satu kampus, yaitu Angga (Rey Mbayang) dan Ratih (Dinda Hauw).

Dalam film ini, Angga dikenal sebagai playboy yang suka gonta-ganti pacar. Sifatnya yang dianggap penakluk hati wanita justru tidak terlalu disukai oleh Ratih, gadis yang baik dan ramah.

Tidak hanya itu, film ini menonjolkan sifat buruk dari Angga yang jarang sekali salat lima waktu. Bahkan, ia selalu kesiangan saat akan melaksanakan salat subuh.

Kemal Palevi dalam film ini memerankan karakter Ghani, sahabat dari Angga. Ia adalah orang yang religius dan tidak pernah lupa untuk mengingatkan Angga agar melaksanakan ibadah tepat waktu.

Ratih dan Angga pun bertemu saat sang playboy itu sedang patah hati atau putus cinta dari mantan kekasihnya. Pertemuan ini tidak begitu lancar karena Ratih adalah sosok gadis cantik, pintar, dan religius.

Ia sangat menentang adanya hubungan pacaran dalam kamus hidupnya. Angga yang tidak menghiraukan keputusan Ratih terus mencari cara untuk bisa mendekatkan diri kepada Ratih.

Angga yang terus meminta nomor ponsel Ratih terus di-prank dan diberikan nomer butik kakaknya. Sampai pada akhirnya, Angga berhasil meluluhkan hati Ratih karena sikap baik dan tulus.

Ratih pun memilih Angga sebagai kekasih, namun di sisi lain, apa yang dilakukannya adalah sebuah kesalahan besar. Saingan Angga, Arya (Roger Danuarta) merupakan kakak tingkat atas atau senior Ratih di kampus.

Arya berbanding terbalik dengan Angga yang justru pria taat dengan gama, memiliki sifat sopan dan santun serta sering hadir di acara ceramah kakak Ratih.

Ketika ketahuan berpacaran dengan Angga, Ratih menjadi bimbang dan bingung harus memilih siapa. Pilihannya, antara lelaki yang kurang taat beragama, jarang shalat atau lelaki matang yang dikenal baik oleh keluarganya.