Foto Selfie NFT Ghozali Dibeli Konten Kreator Reza Arap, Segini Harganya
Konten kreator, youtuber, publik figur sekaligus pebisnis muda Indonesia, Reza Arap tengah menjadi bahan perbincangan warganet. Hal itu lantaran dirinya membeli foto selfie NFT (Non-Fungible Token) Ghozali Everyday. Foto/Dok

Konten kreator, youtuber, publik figur sekaligus pebisnis muda Indonesia, Reza Arap tengah menjadi bahan perbincangan warganet. Hal itu lantaran dirinya membeli foto selfie NFT (Non-Fungible Token) Ghozali Everyday yang sedang viral.

Diketahui, pria asal Indonesia bernama Ghozali sempat viral usai berhasil menjual foto selfie-nya dalam bentuk NFT (non-fungible token) di platform OpenSea. Ratusan potret dirinya itu ramai dikoleksi oleh kolektor-kolektor digital.

Pria yang berusia 22 tahun ini mengumpulkan foto setiap hari sejak usia 18 tahun. Dari kumpulan fotonya, siapa pun bisa ikut mengoleksinya, termasuk Reza Arap. Melansir akun Instagram @ybrap, Reza Arap membeli NFT Ghozali senilai USD1.300 setara dengan Rp18,57 juta (Kurs Rp14.292 per USD).

Alasan dirinya membeli foto Ghozali, untuk memberikan apresiasi dikarenakan telah konsisten untuk membuat foto selfie selama lima tahun. Dia pun tak pernah mengira bahwa dirinya akan membeli foto selfie Ghozali. Pria yang memiliki nama lengkap Reza Arap Oktovian ini merupakan konten kreator di platform YouTube yang sudah terkenal di kalangan milienial.

Dalam akun @ybrap, Reza Arap menuliskan, "bought one of Ghozalis last night for $1.3k ***Ghozali_Ghozalu #454 ???????????? never crossed in my mind and life I will buy a fucking guy's selfie….like.. whatever,"

Sebagai informasi selain sebagai Youtuber, ia juga menggeluti dunia musik. Bersama dua rekannya yaitu Eka Gustiwana dan Gerald Liu, ia membentuk grup musik beraliran EDM dan Synth-pop bernama Weird Genius.

Weird Genius sendiri sempat menarik perhatian dunia, lewatlagu kolaborasi dengan Sara Fajira yang berjudul “Lathi”. Bahkan, Weird Genius pernah terpampang di Times Square, New York.

Lain daripada itu, Reza pun sering menggalang donasi untuk korban-korban bencana alam di Indonesia. Bahkan dia pernah menyewa GOR untuk membuat dapur umum atau tempat penampungan bagi mereka yang tidak memiliki tempat tinggal di tengah pandemi Covid-19.

Selain itu Ia juga tengah aktif menjalankan bisnis food and beverages (F&B) bersama sang Istri bernama Yuba Tea. Yuba Tea adalah brand hasil kolaborasi dengan Nikmat Group, dengan membuka greai pertamanya yakni di Kemang.

Yuba Tea sendiri merupakan minuman teh otentik yang terinspirasi dari negara Jepang. Brand ini juga disandingkan dengan croffle yakni Yubatter. Yuba Tea sendiri membuka untuk kesempatan franchise. Pemuda yang giat mencari cuan ini, diketahui juga menjadi Co-Owner dan memanajemen We Against The World. Selain itu dia juga memiliki bisnis bar dan game cafe bersama dengan istrinya.