Sumber : idxchannel.com
Sumber : idxchannel.com

Sumber : idxchannel.com

Persaingan di dunia bisnis saat ini semakin ketat, semakin susah untuk mendapatkan profit yang besar di setiap barang yang kita jual. Pasalnya saat ini adalah era pasar bebas, dimana melalui online kita sudah bisa mengetahui harga dari beberapa toko yang berjualan barang yang sama dan juga dapat membandingkan toko mana yang menjual dengan harga murah. Jadi tidak heran bila kita sering melihat toko atau supermarket atau minimarket yang tutup akibat kalah persaingan. Dimana mereka yang membuka toko offline kalah bersaing dengan toko online.

Memang jelas saja tidak dapat dibandingkan antara toko offline dan toko online, harga barang yang mereka tawarkan tentu saja berbeda, dimana toko offline lebih mahal daripada toko online. Toko offline harus membayar biaya sewa tempat, biaya pegawai dan biaya operasional lainnya seperti biaya keamanan, air, listrik dan sebagainya. Tentu saja hal itu dimasukkan kedalam anggaran dan dijejalkan ke harga barang.

Berbeda dengan toko online, dimana ada biaya yang tidak harus mereka keluarkan, seperti biaya sewa tempat dan pegawai. Namun sebagai pebisnis tentulah mereka bukanlah orang yang mudah menyerah dengan keadaan, selalu saja mencari solusi agar meningkatkan profit yang didapat. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kalian lakukan agar biaya dalam bisnismu semakin berkurang dan akhirnya menambah profit yang kalian dapat :

Identifikasi pengeluaran berlebih

Untuk memudahkan kalian mengelola bisnis kalian, catat semua pengeluaran yang telah terjadi dan tulis apa saja yang akan kalian keluarkan. Dari catatan itulah kalian bisa mengidentifikasi mana saja pengeluaran berlebih yang bisa kalian potong agar tidak terjadi pengeluaran seperti itu lagi. Contohnya pengeluaran biaya subscription dari aplikasi yang tidak atau jarang terpakai dalam proses bisnismu. Dengan tidak lagi berlangganan aplikasi tersebut kalian bisa menghemat biaya dari setiap bulannya atau tarikannya.

Mengontrol dan Menyatukan Pengeluaran

Cobalah untuk mengontrol pengeluaran kalian dengan cari alternatifnya. Bila bahan baku yang kalian dapatkan misal dari hanya 1 suber pasok, cobalah cari sumber pasok lain yang lebih murah atau mengganti bahan yang sama kegunaannya namun harga yang lebih murah. Misalkan saja kalian perlu mengikat paketan yang akan kalian kirim ke customer. Jika biasanya kalian menggunakan tali plastik untuk mengikat, kalian bisa cari alternatifnya dengan menggunakan tali dari pohon pisang atau tali dari tanaman enceng gondok. Dimana harganya dapat lebih murah bila langsung dari pemasoknya.

Potong Biaya Produksi

Jelas saja bila biaya produksi adalah biaya terbesar yang perlu kita keluarkan untuk memperoleh barang. Karena dengan biaya produksi tersebut kita dapat menghasilkan barang. Namun Kita masih dapat menghematnya atau menambah profit dari biaya produksinya. Sebut saja dengan mengolah lagi bahan sisa dari produksi.

Misalkan kalian seorang penjahit pakaian, kalian dapat mengolah kain perca menjadi sebuah taplak meja agar sisa bahan tersebut dapat tetap menghasilkan dan dapat mengurangi harga jual barang yang pertama. Misalkan ada kardus atau plastik sebagai pembungkus dari kalian membeli kainnya, maka pembungkus tersebut dapat kalian kumpulkan untuk dijual kembali, yang paling mudah adalah dengan di rombeng yang biasanya mereka mau menerima barang-barang bekas seperti itu. Atau di toko kalian dapat menerima barang dari orang lain agar kita pajang dan jualkan juga atau bisa kalian sewakan sebagian tempat yang tidak kalian pakai tersebut.

Manfaatkan Penggunaan Teknologi

Teknologi saat ini sudah cukup terjangkau dan mudah digunakan. Oleh karena itu perlu kita manfaatkan agar menghemat biaya. Seperti cara kerja WFH, dengan tidak mendatangkan pekerja ke kantor maka akan menghemat banyak hal. Kalian bisa menggunakan Whatsapp untuk saling berkomunikasi, bahkan untuk video call secara bersamaan apabila diperlukan meeting. Selain itu kalian juga bisa menggunakan tools seperti Google Docs atau Trello untuk mengorganisir dan mensentralisasi dokumen perusahaan serta melakukan project management.

Kurangi Penggunaan Alat Tulis dan Kertas

Bila sebelumnya kalian menggunakan banyak alat tulis dan kertas untuk mencatat, corat-coret atau menggambar, maka coba kalian kurangi penggunaan alat tulis dan kertas tersebut. Gantilah dengan digital, gunakanlah sistem komputerisasi atau aplikasi yang kalian perlukan, saat ini sudah banyak aplikasi untuk mendukung berbagai keperluan bisnis. Apabila kalian memang butuh tenpat untuk sekedar corat-coret sementara, maka kalia dapat menggantinya dengan papan tulis. Dimana kalian dapat menyalurkan cocat-coret kalian hanya dengan 1 papan tulis saja dan tidak membuang banyak kertas. Jika kalian perlu menyimpannya, kalian bisa memfotonya agar dapat kalian lihat lagi.

Lakukan Perubahan dalam Pemberian Layanan

Saat ini pelayanan juga menjadi hal yang diperhitungkan oleh customer. Namun dengan pelayanan yang berlebihan, maka kita perlu mengeluarkan banyak biaya juga. Kalian perlu cermati apakah pemberian pelayanan tersebut dapat kalian ubah menjadi lebih efisien lagi. Misalkan saja sebelumnya pelayanan 24 jam yang kalian gunakan, namun ternyata di jam malam antara jam 10 dan 6 pagi tidak banyak yang membutkan layanan, sehingga kalian dapat memampatkan layanan tersebut dengan hanya 2 shift saja, dan tidak perlu 3 kali shift dengan jam malam tersebut.

Menghemat Penggunaan Fasilitas

Fasilitas memang bukan biaya produksi, namun terkadang dapat berdampak besar bila tidak dikontrol. Misalkan saja penggunaan AC, lampu dan air. Jika dicermati betul terkadang ada waktu kita belum perlu menggunakan AC ataupun lampu, sehingga dijam-jam tersebut kita tidak perlu menghidupkan keduanya. Air pada bak kamar mandi terkadang lupa untuk dimatikan sehingga sering meluber dan membuat biaya air membengkak. Cobala belilah alat untuk stopper air otomats dimana bila bak air sudah cukup terisi maka kran air mati dengan sendirinya. Dengan membeli diawal kalian dapat mengemat dikemudian hari.

Penulis : yanti ningrum