mantan-tkw-blitar-menikah-dengan-bule.jpg

Tak ada yang tahu bagaimana nasib seseorang, hari ini dan besok bisa jadi berbeda. Awalnya mengadu nasib, mantan TKW Blitar menikah dengan bule dan dikaruniai dua orang anak. Bagaimana kisahnya?

Kisah Mantan TKW Blitar Menikah dengan Bule

Pertemuan setiap orang dengan jodohnya bisa jadi tidak disangka, seperti yang dialami seorang Tenaga Kerja Wanita Indonesia bernama Ani. Nasibnya terbilang beruntung, ia bahkan sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Kisah Mantan TKW Blitar Menikah dengan Bule

Jika kebanyakan dunia tenaga kerja Indonesia di luar negeri diwarnai kedukaan, Ani dikejutkan dengan takdir yang tak ia sangka sebelumnya. Justru momennya bekerja di negeri orang mempertemukan ia dengan belahan jiwanya.

Adalah Jurg, seorang pria berkebangsaan Swiss yang bertemu Ani ketika ia sedang bekerja. Sebelum bertemu dengan Jurg, Ani merantau ke negeri orang untuk mengubah kondisi ekonomi keluarga. 

Mulanya, Ani memang menjadi TKW di Singapura karena cita-cita yang terbilang sederhana: menjadi seorang pemandu wisata. Ia ingin mencapai mimpinya dan bersekolah hingga perguruan tinggi.

Ani Bercita-cita jadi Pemandu Wisata

“Cita-cita saya tuh dari kecil pengen jadi pemandu wisata, simple tapi susah, Itu alasan utama saya memutuskan untuk kerja ke luar negeri karena pengen banget sekolah sampai perguruan tinggi biar jadi pemandu wisata yang bisa keliling dunia,” tutur Ani dalam channel YouTube nya.

Setelah menyelesaikan pendidikan SMP, Ani pun mewujudkan mimpinya. Ia bertolak ke Singapura demi mencari nafkah. Usia belia membuat Ani tidak mengetahui apa-apa. Ia bahkan sengaja melebihkan usianya agar syaratnya ke luar negeri kala itu terpenuhi.

Takdir berkata lain, bekerja di negeri orang tak semudah membalikkan telapak tangan. Tidak membawa bekal uang, ia tak lantas menyerah. Ani mencoba lagi peruntungannya, kali ini Hong Kong menjadi tujuannya.

“Di Hongkong pun kalo dibilang sukses ya gak sukses. Namanya juga ujian dan cobaan itu kita gak bisa deteksi ya. Saya kerja disana hampir 8 tahun, kalo dibilang sukses ya saya gak bawa uang segepok-gepok, gak bisa bangun rumah gede,” lanjut Ani.

Artikel terkait: 6 Fakta Finalis MasterChef Bunuh ART Asal Indonesia dan Terancam Hukuman Mati

Beruntung Bertemu Majikan Ideal

Kisah Mantan TKW Blitar Menikah dengan Bule

Niat Ani memperbaiki nasib nampaknya didengar semesta. Ia sangat bersyukur selama bertahun-tahun bekerja, ia mendapatkan majikan yang sangat baik. Dan kini meski dirinya sudah menikah, Ani masih menjalin komunikasi dengan majikannya tersebut dan saling mengunjungi.

Bahkan, dahulu saat akan menikah Ani dibantu oleh majikannya itu. Ani pun tanpa sungkan mengisahkan pertemuannya dengan sang suami. Kala itu, Ani masih menjadi TKW dan suaminya bekerja.

Jurg sedang mengunjungi sebuah cafe di Hong Kong pada 20 Desember 2010 silam. Ia sedang menangani bisnis dan harus mengunjungi Hong Kong. Selepas dari situ, ia kembali ke negaranya.

“Setelah pertemuan itu kita LDR-an, jadi kita komunikasinya lewat Skype waktu itu sama Yahoo Messenger,” sambung Ani. Pada April 2011 menjadi awal Jurg berkunjung ke Indonesia. Salah satu tujuannya melamar Ani.

Ada alasan menarik mengapa Jurg mau menikahi dirinya. Sifat dan karakter Ani yang humoris membuat Jurg jatuh hati.

“Dia sangat lucu seperti yang kalian lihat,” kata Jurg.

Artikel terkait: Kisah Ibu Muda Berusia 24 Tahun yang Punya 21 Bayi, Kok Bisa?

Kehidupan Terkini Mantan TKW Blitar Menikah dengan Bule Eropa: Menetap di Australia

Kisah Mantan TKW Blitar Menikah dengan Bule

Usai menghelat pernikahan dengan adat Jawa, Ani kini fokus menjadi ibu rumah tangga. Ia bermukim di Australia karena suaminya bekerja di negara tersebut. Ditilik dari akun Instagramnya, Ani kerap membagikan kebersamaannya bersama keluarga kecilnya.

Ya, Ani telah dikarunia dua buah hati yang lucu dan bertumbuh dewasa. Kendati menetap di Negeri Kanguru, Ani tak pernah lupa menyempatkan diri untuk pulang ke kampung halamannya yakni Blitar.

“Kasih bapak libur, bawa 2 anak anak kecil ini jalan-jalan, ANAK-ANAK kalap liat suasana di luar setelah berapa lama tidak kemana-mana karena virus yang tidak ada habisnya ini.

Saya membayangkan nanti jalan-jalan ber-3 di pasar ngemplak Tulungagung yang banyak buah dan orang jualan makanan .

Semoga karantina di Indonesia berkurang yah, supaya liburan sekolah ini bisa terlaksanakan bawa anak-anak ketemu Uti. Kakak dan dedek sudah kepingin san niat banget mudik ke kampung Utinya,” ujar Ani dalam salah satu unggahannya.

Merayakan Anniversary yang ke-10 Tahun

Belum lama, Ani juga mengunggah potret kebersamaan dengan sang suami. Ani belum lama merayakan ulang tahun pernikahan yang ke-10. Curahan manis ia ungkap di Instagramnya.

Artikel terkait: Kisah Seorang Ibu Berhasil Hamil Berkat Embrio yang Disimpan Selama 6 Tahun

“Kami percaya bahwa pasangan yang telah ditakdirkan bersama akan melalui semua masa-masa sulit tanpa meninggalkan satu sama lain. Bahkan, mereka menjadi lebih kuat daripada waktu-waktu sebelumnya.

Terima kasih yaa suami sayang, atas dedikasimu padaku. Tanpa kamu, aku mungkin tak mampu mengenal dunia ini secara baik, tanpamu, aku tidak akan bisa lepas dari masa lalu yang jauh dari kata sempurna dan indah, tanpamu mungkin aku lemah mengenalkan dunia ini pada anak-anak kita.

Terimakasih kamu sudah menjadi seseorang yang bisa membuat duniaku berwarna dan semoga aku bisa seperti kamu walaupun sampai saat ini aku masih belajar.

Semoga perjalanan kita mulai dari 0 sampai 10 tahun ini dan hingga akhir hayat, akan selalu menjadi contoh yang baik untuk anak-anak dan orang-orang disekitar kita. Sehat selalu sayang dan happy anniversary. Love you to the moon and back to infinity and beyond.”tukasnya.

Semoga kisah Ani, mantan TKW Blitar menikah dengan bule ini bisa menjadi cambuk motivasi bagi kita agar berani bermimpi. Tumbuhkan dalam hati bahwa niat apapun selama positif, semesta akan bekerjasama untuk mewujudkannya.

:

Inspiratif, TKW Indonesia Tak Lulus SD Ini Jadi Miliarder di Arab Saudi

Kisah Inspiratif Seorang Kakek Wisuda Bareng Cucu Setelah 70 Tahun Kuliah

4 Fakta Grace Karundeng, Mahasiswi Indonesia yang Meninggal di Kanada