Pekerja menyelesaikan pembangunan perumahan. Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Tiga daerah di Indonesia paling jadi incaran para calon pembeli rumah. Hal itu terungkap dari survei perusahaan properti 99 Group, dari meningkatnya pencarian properti di ketiga kota tersebut.

Deputy CEO 99 Group Indonesia Wasudewan mengungkapkan, tiga wilayah yang menjadi primadona pencarian properti pada 2021 yakni Tangerang Selatan di Provinsi Banten, Sleman di Yogyakarta, dan Surabaya di Jawa Timur.

"Lokasi-lokasi mana yang menjadi primadona pencarian properti, kita melihat di sini ada Tangerang Selatan dengan kenaikan yang cukup tajam sekitar 117 persen, kemudian Sleman 42 persen dan Surabaya 38 persen," ujar Wasudewan dalam seminar daring Rumah123.com di Jakarta, Selasa (18/1).

Menurut dia, hal tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh faktor pembangunan sarana infrastruktur di ketiga wilayah itu. "Kita sama-sama tahu di Tangerang Selatan, Banten terjadi pembangunan infrastruktur salah satunya adalah pembangunan Jalan Tol Serpong-Balaraja," ujarnya.

Pemandangan kawasan BSD City, Tangerang Selatan dilihat dari helikopter. Foto: Moh Fajri/kumparan

Kemudian, lanjut Wasudewan, di Sleman dengan adanya pembangunan Jalan Tol dari Solo ke Yogyakarta maka ini juga meningkatkan pencarian properti di Sleman. Begitu juga di Surabaya terjadi peningkatan yang cukup tinggi.

Deputy CEO 99 Group Indonesia itu juga menambahkan bahwa pencarian properti sepanjang tahun lalu masih didominasi oleh rumah tapak. "Kalau kita melihat saat ini memang pencarian properti masih didominasi oleh rumah tapak sekitar 84 persen," imbuh Wasudewan.

Selain itu pencarian juga mengalami kenaikan yang signifikan di tanah, apartemen, kantor dan area komersil.

Di samping itu dalam paparannya, Wasudewan menyampaikan bahwa pencarian rumah di bawah Rp400 juta mengalami peningkatan dari 37,9 persen di Semester Pertama ke 39,1 persen di Semester Kedua.

"Hal menarik adalah pencarian properti di atas Rp 2 miliar ke atas mengalami peningkatan. Kemungkinan hal ini terjadi bahwasanya dengan adanya Fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), harga rumah di atas Rp 2 miliar menjadi menarik," katanya.