Sketsa wajah terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang. (Foto: SIAPGRAK.COM/AGUS WARSUDI)
Sketsa wajah terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang. (Foto: SIAPGRAK.COM/AGUS WARSUDI)

JAKARTA, SIAPGRAK.COM - Ada perkembangan baru dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat (Jabar). Ditemukan DNA di tempat kejadian perkara (TKP).

Fakta tersebut diungkap Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto. Namun, menurut Benny ada kendala lain yang dihadapi penyidik, yakni tidak adanya DNA pembanding untuk melakukan identifikasi.

"Sudah ditemukan DNA di TKP. Namun, kendalanya tidak ada pembanding," kata Benny saat dihubungi, Jumat (13/5/2022).

TKP Pembunuhan Subang
TKP pembunuhan ibu dan anak di Kabupaten Subang. (Foto: Dok)

Benny mengatakan, Kompolnas terus mengawal kasus pembunuhan ini dengan menanyakan perkembangan penyelidikan kepada Polda Jabar.

"Tentunya kami dari Kompolnas selalu mengawal kasus ini. Kami selalu menanyakan kepada pihak Polda Jabar sejauh mana penyelidikannya, perkembangannya dan sebagainya," ujarnya.

Benny menambahkan, memang ada sejumlah kendala yang membuat kasus ini belum menemukan titik terang. Selain temuan DNA yang tanpa DNA pembanding, keterbatasan CCTV di TKP dan sekitarnya juga menjadi kendala.

"Memang ada keterbatasan soal CCTV yang ada di jalan raya. Kemudian jaraknya, ketajaman kameranya, itu menjadi kendala tersendiri,” tutur mantan petinggi Polri ini.

Kasus pembunuhan ini menewaskan Tuti Suhartini (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu (23). Keduanya ditemukan tewas di Subang, Jawa Barat, pada 18 Agustus 2021 di dalam bagasi mobil Alphard mereka yang terparkir di garasi rumah.