Ketum IMI, Bambang Soesetyo (Foto: Antara)

JAKARTA - Rangkaian balap internasional yang digelar di Indonesia, mulai dari Superbike, MotoGP hingga Formula E (Jakarta E-Prix) adalah bukti bahwa Indonesia siap bangkit dari pandemi. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Tahun depan di Indonesia akan ada dua kegiatan besar. Pertama, Formula E dan kedua MotoGP yang dua-duanya menyedot perhatian dunia. "Ini artinya Indonesia sangat siap bangkit (recovery)," kata Bamsoet dilansir dari Antara, Jumat.

"Kita baru saja menyelesaikan tahap pertama 'event' internasional WSBK di Mandalika yang berlangsung sukses dan dilihat 1,5 miliar mata dunia melalui siaran acara tersebut," imbuhnya.

Menurut Bambang yang juga Ketua MPR, dengan adanya balap internasional termasuk Formula E tahun 2022, akan menggerakkan perekonomian nasional dengan efek lanjutan di dalamnya.

"Melalui dua kegiatan besar internasional yang kita lakukan, mampu mengundang banyak turis dan mendorong percepatan 'recovery' ekonomi kita," katanya.

Sementara itu, Sekjen IMI Ahmad Sahroni mengemukakan, balap internasional termasuk Formula E merupakan langkah yang baik bagi Indonesia karena berkaitan dengan ekonomi yang cukup hebat di masa depan.

"Kita persiapkan sebaiknya karena ini akan memperlihatkan pada dunia bahwa Indonesia adalah Indonesia yang hebat ke depannya," ujar dia.

Bamsoet dan Ahmad Sahroni ditunjuk oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk memimpin pelaksanaan balap Formula E atau Jakarta E-Prix.

Dalam keputusan yang diungkapkan Anies setelah pertemuannya dengan Co-founder Formula E Alberto Longo, Direktur Utama PT Jakpro Widi Amanasto, Bambang Soesatyo dan Ahmad Sahroni di sebuah rumah makan di daerah Menteng, Rabu, 24 November, Sahroni menjadi ketua pelaksana (organizing committee), sedangkan Bamsoet menjadi ketua panitia pengarah (steering committee).

Terkait lokasi sirkuit dan penyelenggaraan Formula E, nantinya ditentukan bersama antara FEO, IMI dan Jakpro.