Foto: Dok. RS Pertamedika

JAKARTA - PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika) IHC sebagai Holding RS BUMN terus berupaya menghadirkan kemudahan akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Fasilitas baru terus dikembangkan lewat sinergi dan kolaborasi dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) melalui pembangunan Rumah Sakit Umum dengan Kekhususan Otak, Jantung dan Kanker pertama di Kota Bandung, Jawa Barat.

Proyek kolaborasi ini terealisasi lewat Penandatanganan Kerja Sama Penelitian Pengembangan SDM dan Pembangunan Rumah Sakit yang dilakukan antara Direktur Utama Pertamedika IHC Dr. dr. Fathema Djan Rachmat, Sp.B, Sp.BTKV (K), MPH dan Rektor Unpad Prof. Dr. Rina Indiastuti, S.E., MSIE di RSG Gedung 2 Lantai 4 Kampus Iwa Koesoemasoemantri Unpad, Jalan Dipati Ukur 35, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 24 November.

Berdiri di atas lahan seluas 9.034m2, RS yang berada di atas lahan milik Universitas Padjadjaran tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti IGD, Ruang Radiologi (USG/Fiuoroscopy/Panoramic/CT Scan), Pet Scan, Brachitheraphy, Klinik Anestesi dan Manajemen Nyeri, Klinik Rehabilitasi Medik, Neurodiagnostik, Neurointensive, dan Laboratorium.

Kemudian, juga ada fasilitas Instalasi Farmasi, Ruang Rawat Inap mulai dari Kelas 3, Kelas 2, Kelas 1, VIP dan VVIP, Ruang ICU, Kamar Operasi, dan berbagai fasilitas penunjang lainnya.

Selain dilengkapi dengan peralatan medis terkini dan canggih, Center of Healthcare khusus yang akan melayani lebih dari 2,5 juta penduduk di kota Bandung ini juga didukung dokter spesialis dan subspesialis profesional serta tenaga kesehatan yang mumpuni di bidang pelayanan khusus Otak, Jantung dan Kanker.

Direktur Utama Pertamedika IHC dr. Fathema Djan Rachmat optimis pembangunan RS ini akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang prima.

"Pembangunan Rumah Sakit ini merupakan respon dari kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan khusus Otak, Jantung, dan Kanker di wilayah Jawa Barat khususnya di Kota Bandung. Kolaborasi ini akan semakin mengakselerasi Pertamedika IHC dan Unpad untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pelayanan yang optimal guna memberikan nilai tambah bagi bangsa, yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas," katanya, dalam keterangan tertulis yang diterima VOI, Kamis, 25 November.

Fathema menjelaskan kolaborasi bersama ini menjadi salah satu strategi Pertamedika IHC dalam membangun Quality of Care dengan menyiapkan akses layanan kesehatan di Jawa Barat mengingat masih terbatasnya fasilitas kesehatan khusus Otak, Jantung, dan Kanker di wilayah tersebut.

"RS Umum Dengan Kekhususan Otak, Jantung, dan Kanker yang berlokasi di Jl. Dipati Ukur Bandung ini direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2023," tuturnya.

 

Sementara itu, Rektor Unpad Rina Indiastuti mengatakan, pihaknya terpanggil untuk lebih bermanfaat dan bermaslahat melalui layanan kesehatan bagi masyarakat Bandung dan Jawa barat dengan pendirian Rumah Sakit Umum dengan Kekhususan Jantung, Otak dan Kanker.

"Melalui kolaborasi dengan Pertamina Bina Medika IHC yang merupakan anak perusahaan PT Pertamina dan memiliki sejumlah rumah sakit di berbagai daerah, saya yakin prospek dan kualitas rumah sakit ini akan baik," ujar Rina.

Lebih lanjut, Rina mengatakan, manfaat pendirian RS selain bentuk Unpad melayani kesehatan warga Unpad dan masyarakat umum juga sekaligus sebagai wahana untuk peningkatan kualitas Pendidikan dan riset di bidang Kesehatan Jantung, Otak dan Kanker. Unpad PTN BH juga akan berkesempatan untuk memupuk pendapatan yang bersumber dari masyarakat non mahasiswa.

Turut hadir pada acara tersebut Direktur Strategi Portofolio dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) Iman Rachman, Ketua Yayasan Kanker Dr. dr. Drajat Ryanto Suardi, Sp.B (K) Onk, Kabid Yankes dr. Raden Vini Adiani Dewi, SVP Upstream & Portfolio Co BDP Pertamina Edy Karyanto, Direktur Operasi Pertamedika IHC drg. Mira Dyah Wahyuni, MARS, serta jajaran manajemen Pertamedika IHC dan Unpad.