Ilustrasi wujud malaikat jibril.
Ilustrasi wujud malaikat jibril.

SIAPGRAK.COM Lifestyle – Fakta Harut dan Marut, mungkin belum pernah Anda dengar sebelumnya. Lantas, siapa sebenarnya Harut dan Marut itu? Kebenaran siapa sebenarnya Harut Marut masih menjadi misteri. Tapi, ada yang mempercayai jika Harut Marut merupakan malaikat. Tapi ada pendapat lain yang mengatakan, jika keduanya hanyalah seorang manusia biasa.

Melansir dari jurnal Harut dan Marut dalam Alquran oleh Bahagia Tanjung (2016), dalam versi Israiliyyat, Harut dan Marut adalah malaikat yang dipilih untuk menjalani ujian di bumi, namun mereka justru melakukan dosa yang mendatangkan murka Allah SWT.

Harut dan Marut lalu diazab dengan cara digantung di langit Babil sampai hari kiamat datang. Kedua nama tersebut, disebutkan dalam Alquran dan dikenal dalam kisah-kisah terdahulu. Selain kisah raja-raja Babilonia, juga terdapat kisah lainnya dari kota Babel ini. Dalam Alquran, nama Babel diabadikan dalam salah satu ayat surah Albaqarah [2. Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil, yaitu Harut dan Marut, sedangkan keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan, ‘Sesungguhnya, kami hanya cobaan (bagimu). Sebab itu, janganlah kamu kafir.’ Maka, mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dan istrinya."

Kaum Yahudi berpendapat, jika nama Harut dan Marut adalah dua malaikat yang disebut dalam ayat di atas, mereka adalah istilah dari Jibril dan Mikail. Dalam pandangan mereka, keduanyalah yang mengajarkan sihir kepada Sulaiman.

Ilustrasi malaikat.

Photo :

  • U-Report

Harut dan Marut adalah Malaikat

Melansir dari berbagai sumber, Harut dan Marut diketahui adalah dua malaikat yang diutus oleh Allah SWT untuk ke bumi. Sama seperti manusia, keduanya diberikan nafsu ketika diperintahkan turun ke bumi.

Melansir sebuah postingan video yang diunggah kanal YouTube Cerita Nabi-Nabi pada 1 April 2021, Harut dan Marut diutus turun ke bumi untuk melawan para penyihir dan penganut ilmu sesat pada zamannya.

Untuk lebih meyakini lagi, kisah dua malaikat ini baik Harut maupun Marut telah diceritakan dalam Alquran surah Al-Baqarah ayat 182:

Artinya : Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman. Sulaiman itu tidak kafir tetapi setan-setan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babilonia yaitu Harut dan Marut. Padahal keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan, "Sesungguhnya kami hanyalah cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kafir." Maka mereka mempelajari dari keduanya (malaikat itu) apa yang (dapat) memisahkan antara seorang (suami) dengan istrinya. Mereka tidak akan dapat mencelakakan seseorang dengan sihirnya kecuali dengan izin Allah. Mereka mempelajari sesuatu yang mencelakakan, dan tidak memberi manfaat kepada mereka. Dan sungguh, mereka sudah tahu, barangsiapa membeli (menggunakan sihir) itu, niscaya tidak akan mendapat keuntungan di akhirat. Dan sungguh, sangatlah buruk perbuatan mereka yang menjual dirinya dengan sihir, sekiranya mereka tahu.

Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib RA: Kedua malaikat itu mengajarkan kepada manusia tentang peringatan terhadap sihir, bukan mengajarkan untuk mengajak mereka melakukan sihir.

Harut dan Marut Mendapatkan Kedudukan Tinggi

Berkat penghargaan atas jasa yang dilakukannya, keduanya mendapatkan kedudukan tinggi serta harta yang bergelimang di kerajaan Babilion pada saat itu. Tidak hanya penghargaan yang didapatnya, mereka pun diberikan sebuah ujian oleh Allah SWT dengan mengutus wanita cantik, seperti yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA.

Kedua malaikat itu sama-sama ingin memiliki wanita tersebut. Namun, wanita itu menolak, kecuali jika keduanya mengikuti agamanya, menyembah berhala.

Harut dan Marut Diberi Azab Dunia

Ketika wanita itu melihat dua laki-laki itu tetap tidak mau menyerah dan menyembah berhala, ia berkata, "Jika kalian tetap menolak, pilihlah satu di antara tiga. Kalian menyembah berhala, membunuh manusia, atau minum khamar."

Pada akhirnya, keduanya memilih pilihan ketiga, meminum khamar. Mereka pun akhirnya meminum khamar hingga mabuk. Setelah itu, keduanya menyetubuhi wanita itu. Pada saat mereka melakukan perbuatan itu, seorang lelaki lewat di hadapannya.

Diriwayatkan oleh Makhul, dari Mu'adz, Maka datanglah Malaikat Jibril kepada mereka. Saat Jibril datang, Harut dan Marut menangis dan Jibril pun ikut menangis sambil berkata "Sesungguhnya cobaan apakah yang membuat kalian sampai hanyut seperti ini?"

Keduanya Mengakui Kesalahannya

Begitu sadar dari mabuknya, keduanya segera menyadari kesalahannya dan ingin segera kembali ke atas langit. Saat itu juga seluruh malaikat bertasbih dan beristighfar kepada Allah. Karena mereka menyadari betapa tidak mudahnya menjadi manusia, dan betapa masih ada manusia-manusia baik yang tidak layak untuk diberi azab.

Keduanya pun diberikan pilihan oleh Allah SWT, apakah mereka ingin di azab di akhirat, atau di dunia. Harut dan Marut yang mengetahui betapa dahsyatnya azab akhirat lalu memilih azab di dunia saat itu.

Akhirnya, Harut dan Marut digantung pada sebuah goa di bawah tanah. Setiap hari mereka disiksa, adapaun wilayah disiksanya pernah diriwayatkan dalam hadist berada di wilayah Babil, Persia.

Harut dan Marut Tidak Mengajarkan Sihir

Kemudian pertanyaannya, kalau mereka malaikat kenapa mengajarkan sihir? Jawabannya ada pada kelanjutan makna dari ayat berikut ini: “Mereka berdua tidaklah mengajarkan (sihir) kepada seseorang kecuali berkata: ‘ini adalah fitnah, jangan engkau kufur’.” (QS. Al Baqarah: 102)

Jadi, mereka mengajarkan sihir sebagai bentuk ujian bagi manusia. Syaikh As Sa’di menjelaskan:

“Demikian juga orang Yahudi biasa mempraktikan sihir yang dahulu diturunkan kepada dua malaikat yang ada di bumi, di negeri Babil, di Iraq. Mereka berdua diberi ilmu sihir sebagai bentuk ujian dari Allah bagi para hamba.” (Tafsir As Sa’di, 61)

Adapun kisah yang beredar tentang Harut dan Marut bahwa mereka adalah malaikat yang dihukum oleh Allah kemudian mereka melakukan zina, mabuk dan membunuh, ini kisah dari Israiliyat yang tidak boleh diyakini. Ibnu Katsir mengatakan:

“Kesimpulannya, rincian kisah Harut dan Marut itu berasal dari Israiliyat. Karena tidak ada hadis yang sahih marfu’ muttashil sanadnya kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam yang tidak bicara dengan hawa nafsu.” (Tafsir Ibnu Katsir, 1/360) melansir dari muslim.or.id.