Polisi Kembali Grebek Kantor Pinjol Ilegal, Punya 5.700 Nasabah (FOTO: MNC Media)
Polisi Kembali Grebek Kantor Pinjol Ilegal, Punya 5.700 Nasabah (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Polri kembali mengrebek kantor pinjaman online (pinjol) ilegal yang beroperasi di Jakarta Barat. Dalam praktiknya, pinjol ini telah mengelola 5.700 nasabah.

“Dugaan dari mereka beroperasi sejak awal sampe sekarang mempunyai 5.700 nasabah,” ujar Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heriyatno, dalam konferensi pers di Mapolrestro Jakarta Pusat, Selasa (19/10/2021).

Dari nasabah-nasabah tersebut, para karyawan kemudian melakukan penagihan. Kemudian, dari penagihan ada beberapa karyawan yang mengambil keuntungan sebanyak 12 persen kepada setiap nasabah.

“Pengenaan 12 persen itu jadi tiap penagihan dia dapatkan 12 persen dari penagihan tersebut,” tuturnya.

“Kalau besarannya satu juta ya dia dapat 12 persen dari satu juta,” sambungnya.

Oleh karenanya polisi akhirnya menetapkan sebanyak enam orang tersangka dari sebanyak 56 karyawan yang sebelumnya juga diamankan. Menurut Setyo, keenam tersangka saling berkaitan dan seluruhnya menikmati hasil penagihan.

“Kenapa jadi tersangka? Karena keenam tersangka ini berkaitan dan saling mengetahui dan menikmati hasil penagihan sebanyak 12 persen,” jelas Setyo

“Jadi mereka kenapa getol lakukan penagihan ternyata karena ada bagian dari dia sendiri sebanyak 12 persen yang dinikmati oleh mereka,” sambungnya.

Dari kasus tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah alat bukti berupa 57 CPU, 56 ponsel, dua unit laptop dan satu perangkat CCTV. Kekinian, pihaknya juga tengah memburu kedua orang lainnya yang diduga sebagai pemilik kantor dan pemilik usaha pinjaman online.

“Langkah selanjutnya yang kami tetap lakukan adalah pengejaran ke pemilik kantor saudara P serta M dan juga yang diduga sebagai pemilik pinjol sdr M yang kemungkinan dugaan kami sebagai WNA.” pungkasnya.

Seperti diketahui, Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) melalui Unit Kriminal Khusus Satreskrim menggerebek ruko yang dijadikan kantor sindikat pinjaman online (pinjol) di kawasan Jakarta Barat. Puluhan karyawan yang bekerja pada kantor pinjol itu diamankan.

“Beberapa barang bukti dan puluhan karyawan sudah kami amankan di kantor sindikat pinjol," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi di Jakarta, Kamis (14/10/2021).

Hengki mengatakan penggerebakan tersebut berawal dari laporan masyarakat. Hengki menjelaskan banyak masyarakat yang mengadukan sindikat pinjol tersebut karena merasa terancam keselamatannya.

"Kami menerima laporan dari masyarakat adanya sindikat pinjol yang mengancam keselamatan warga, akhirnya kami selidiki," tutur Hengki. (RAMA)