Ahsan/Daniel Mentas di Piala Thomas 2020, Herry IP: Mereka Bagus saat Latihan
Herry IP melihat pasangan Mohammad Ahsan/Daniel Marthin bisa tampil bagus sepanjang latihan. 

AARHUS - Kejutan tercipta ketika Mohammad Ahsan dipasangkan dengan Daniel Marthin pada pertandingan terakhir Grup A Piala Thomas 2020. Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi (Herry IP), menyebut keputusan menurunkan pasangan Ahsan/Daniel adalah bagian dari strategi.

Seperti diketahui, Ahsan/Daniel tampil sebagai pasangan ganda putra untuk menghadapi Taiwan di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Rabu (13/10/2021) sore WIB. Mereka dipercaya untuk mengadapi Lu Ching-yao/Yang Po-han pada pertandingan keempat.

Herry IP menjelaskan pemilihan Ahsan/Daniel adalah bagian dari strategi. Sebab, dia sudah memilih Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto untuk turun sebagai ganda pertama melawan Lee Yang/Wang Chi-Lin. Otomatis ganda yang tersisa hanya Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Namun, Herry tak mau mengambil risiko menurunkan Leo/Daniel yang masih hijau pada partai keempat. Dia memprediksi partai keempat itu bisa menjadi penentuan bagi nasib Indonesia di Piala Thomas 2020.

Daniel Marthin berusaha mengembalikan bola dengan disaksikan Mohammad Ahsan (Foto: Badminton Photo)

Pelatih berusia 59 tahun itu kemudian berdiskusi dengan anak asuhnya usai latihan pada Selasa (12/10/2021). Herry kemudian meminta Daniel sendiri yang memilih duetnya saat melawan Taiwan. Pilihan Daniel sebetulnya cukup banyak.

Akan tetapi, Daniel kemudian memilih Ahsan. Herry mendukung keputusan itu karena dia juga melihat Ahsan/Daniel tampil bagus saat latihan, baik di Pelatnas Cipayung maupun di Denmark.

"Daniel akhirnya memilih Ahsan. Ya sudah, saya putuskan mereka sebagai pasangan kedua," kata Herry IP, dalam rilis yang diterima MPI, Rabu (13/10/2021).

"Sebagai pasangan, mereka juga bisa tampil bagus saat latihan di Pelatnas Cipayung dan selama di Aarhus," tukas pria yang akrab disapa Coach Naga Api itu.

Turun di partai keempat, sayangnya Ahsan/Daniel gagal menyumbang poin untuk Tim Bulu Tangkis Indonesia. Mereka kalah dari Lu Ching-yao/Yang Po-han dengan skor 20-22, 21-17, dan 21-23.