Ilustrasi Long Covid-19, flu panjang. [Shutterstock</figcaption></figure><p>Ratusan ribu orang itu mencakup pasien yang pernah tertular virus corona Covid-19 sebelumnya. Peneliti menemukan 42 persen orang yang memiliki kasus flu menderita gejala yang berkepanjangan.</p><p>Hal ini menyiratkan bahwa virus corona Covid-19 dan virus influenza memiliki kemampuan menyebabkan efek samping jangka panjang.</p><p>Meskipun, flu adalah penyakit pernapasan yang lebih ringan dibandingkan dengan virus corona Covid-19. Tapi, setiap orang yang menderita flu membutuhkan waktu yang berbeda untuk pulih.</p><p>Beberapa orang mungkin pulih dari flu lebih cepat dalam seminggu. Sementara lainnya mungkin mengalami periode gejala flu yang lebih lama untuk pulih.</p><p>Hal itu membuat mereka rentan terhadap malaise pasca-virus. Menurut para ahli, flu panjang mirip dengan Long Covid-19 yang bisa menyerang semua orang dengan masalah pemulihan lebih lama dibandingkan umumnya.</p><p>Long Covid-19 maupun flu panjang adalah masalah kesehatan yang tidak hanya membutuhkan perhatian, tetapi cukup mengganggu kesehatan vital.</p><p>Meskipun kita sudah tahu konsekuensi dari infeksi virus corona dan Long Covid-19, gejala flu yang melemahkan dan berkepanjangan juga bisa memberi efek serupa.</p><p>Bukti anekdotal telah mengungkapkan bahwa Long Covid-19 dan flu panjang menyebabkan gejala yang sangat mirip, termasuk kecemasan, sesak napas, kabut otak, batuk dan demam terus menerus.</p>
                                </div>
                                
                                <div class=