Habis Rp700 juta, Seorang ARMY BTS Klaim Jadi Korban Evil Editing MTV
Habis Rp700 juta, Seorang ARMY BTS Klaim Jadi Korban Evil Editing MTV

ZIGI – Thuy seorang BTS ARMY muncul di channel YouTube MTV dalam acaraLifestyle of the Biggest Standoms yang tayang pada 8 Oktober 2021. Dalam video tersebut MTV menekankan bahwa Thuy menghabiskan hingga US$50.000 (Rp711 juta) untuk BTS.

Namun ketika video tersebut tayang, Thuy lantas disebut sebagai fans obsesif hingga stalker. Untuk meluruskan anggapan yang digambarkan oleh MTV, ia lantas memberikan klarifikasi di akun Twitternya. Simak selengkapnya di bawah ini.

Thuy BTS ARMY Korban Evil Editing MTV

Thuy BTS ARMY

Photo : YouTube/MTV Thuy BTS ARMY

Fans BTS ARMY bernama Thuy mengklaim telah menjadi korbanevil editing dari MTV. Pada 8 Oktober 2021 Thuy muncul di MTV dan bercerita tentang koleksi merchandise BTS hingga barang-barang yang berhubungan dengan sang idol. Namun alih-alih digambarkan sebagai penggemar biasa, MTV juga menunjukan Thuy adalah fans yang obsesif.

Dalam akun Twitternya @jeonsnochu Thuy mengatakan ada beberapa narasi dari dirinya yang tidak dimasukkan oleh kru TV. Pada 11 Oktober 2021 ia lantas menjawab beberapa pertanyaan dari ARMY lain terkait hal tersebut.

US$50.000 atau setara lebih dari Rp700 juta yang ia habiskan bukanlah uang hasil meminta orang tua. Thuy mengatakan bahwa ia bekerja paruh waktu selama sekolah. Meski begitu, dirinya memilih untuk tidak mengatakan di mana tempat Thuy bekerja sebagai bagian dari privasi.

"Ya, orangtuaku tahu aku menghabiskan uang untuk BTS. Tapi aku tidak pernah meminta uang untuk koleksi ataupun dukungan lain kepada BTS," jelas Thuy seperti dilansir Zigi dari Koreaboo pada 13 Oktober 2021.

Thuy juga dengan tegas menyatakan bahwa ia bukanlah sasaeng fans (stalker). "aku tidak pernah sekalipun mengganggu jadwal pribadi mereka. Ini termasuk memburu para member ketika di bandara. Aku hanya mendatangi acara resmi dari BTS," jelasnya lagi.

Di akhir cuitan panjangnya. Thuy mengatakan bahwa MTV berlaku curang terhadap dirinya. Ia merasa MTV telah mencitrakan dirinya sebagai fans obsesif yang akan melakukan apa saja untuk BTS. Padahal kenyataannya tidak seperti itu.

"Ketika aku mengatakan menghabiskan US$50.000, itu hanyalah bagian kecil yamg harus aku jawab dalam wawancara. Sejujurnya aku bahkan tidak tau berapa yang sudah aku keluarkan. Aku tidak menyangka jumlah tersebut akan jadi judul click bait," aku sang fans.

Thuy sebenarnya telah mengatakan kepada kru film bahwa ia adalah salah satu fans terbesar BTS. Akan tetapi MTV mendesak Thuy untuk menggunakan kata 'stan' alih-alih fans. Menurut cerita Thuy, ia sampai harus merekam kata 'stan' hingga tujuh kali sebelum kru MTV merasa puas.

Kata stans sebenarnya adalah gabungan dari stalker dan fans (penguntit dan penggemar). Stans mengandung arti obsesif dan posesif jika dibandingkan dengan fans.

Thuy BTS ARMY Nyaris Punya Semua Koleksi 

BTS

Photo : Instagram/@bts.bighitofficial BTS

Thuy adalah remaja yang tinggal di California, Amerika Serikat. Ia telah menjadi ARMY sejak 2014 atau saat berusia 11 tahun. Koleksinya tidak hanya berupa album, tapi juga pernak-pernik lain termasuk barang dari merek yang ada hubungannya dengan BigHit Music.

Merchandise yang ia habiskan, dilansir dari Koreaboo, nyaris seharga US$30.000. Sedangkan tiket konser, koleksi baju BTS, dan lain-lain menghabiskan sekitar US$20.000. Ia mengakui membeli seluruh merchandise resmi BTS, mulai dari DVD tur, gelas, gantungan kunci, hingga pin buatan fans.

"Aku suka sekali mengumpulkan barang-barang," kata Thuy mengakui kebiasannya ini.

Ia bahkan rela membeli album School Luv Affair yang ditandatangani oleh ketujuh member sekaligus. Meskipun album tersebut ditujukan untuk seorang perempuan bernama Yoobin, dan bukan dirinya.

"Aku tidak yakin ini tanda tangan siapa. Tetapi ketika melakukan pencarian, aku menduga ini adalah milik Suga… Tentu saja tidak ditujukan untukku, tapi aku benar-benar menginginkan album bertandatangan meski bukan namaku yang tertera," kata cewek ini.

Bias Thuy di BTS adalah Jungkook BTS. Thuy menyimpan photobook Jungkook lengkap dengan tanda tangan dan foto polaroidnya. Fans berat ini juga mengoleksi boneka karakter BT21 dalam berbagai ukuran.

Thuy juga membeli beberapa pakaian yang pernah dipakai oleh para member. Ia misalnya memiliki baju yang dipakai Jimin di Weverse Magazine, baju Jungkook yang dipakai ketika live, sneakers Balenciaga punya J-Hope. Kesemua item tersebut tiap satuannya seharga lebih dari US$2000.

Koleksi Thuy lainnya berupa: buku US$500, pin BTS US$600, mikrofon BTS US$150, album US$5000, tiket konser tiket pesawat dan hotel US$20.000,

Bagi Thuy BTS merupakan banyak hal, termasuk yang membantunya melalui titik terendah dalam hidup.

Dari keseluruhan koleksi Thuy, yang paling berharga adalah lightstick milik BTS. Benda tersebut selalu ia bawa di konser yang diselenggarakan oleh penyanyi Permission to Dance tersebut.