SIAPGRAK.COM – Mengenang skandal ‘Lasagna-gate’, skandal yang membuat Tottenham Hotspur harus kehilangan 4 besar yang ada di depan mata dari Arsenal.

Tottenham Hotspur akan menjalani laga terakhir Liga Inggris 2021/22 yang bisa dikataka mudahm namun jug terbilang saat bertandang dalam ke markas tim juru kunci, Norwich City, Minggu (22/05/22).

Laga ini terbilang mudah karena akan berhadapan dengan tim juru kunci. Namun, laga ini juga bisa dikatakan sulit karena ada penentuan di dalamnya.

Seperti yang diketahui, Tottenham saat ini tengah berebut satu tiket Liga Champions tersisa dengan rival sekotanya, Arsenal.

Saat ini, Tottenham berpeluang untuk mendapat satu tiket tersisa karena unggul dua poin atas Arsenal di tabel klasemen.

Namun, keunggulan ini bisa saja membuat mimpi Tottenham bermain di Liga Champions musim depan hancur, jika takluk dari Norwich.

Oleh karenanya, kendati Norwich merupakan tim juru kunci, Tottenham wajib meraih poin dalam lawatannya ke Carrow Road agar tak didepak Arsenal yang akan bertemu Everton.

Antonio Conte selaku pelatih Tottenham, diyakini akan menurunkan skuat terbaiknya, agar skandal ‘Lasagna-gate’ tak terulang di laga kontra Norwich nanti.

Skandal ‘Lasagna-gate’ merupakan skandalyyang bisa dikatakan memalukan bagi Tottenham karena 4 besar di depan mata harus hilang di pekan terakhir dan direbut Arsenal.

Apakah skandal ‘Lasagna-gate’ itu? Dan bagaimana kisahnya?

1. Semua Bermula dari Lasagna

Selebrasi Son Heung-ming pasca mencetak gol di laga Tottenham Hotspur vs Arsenal (13/05/22). (Foto: REUTERS/David Klein)

Kembali ke Liga Inggris musim 2005/06, saat itu Tottenham Hotspur dan Arsenal sama-sama tengah memperebutkan posisi ke-4 demi tiket Liga Champions.

Kala itu, posisi Tottenham jauh lebih unggul ketimbang Arsenal di klasemen. Hingga pekan ke-37, Spurs unggul satu poin atas The Gunners.

Kedua tim pun harus berebut tiket ke Liga Champions di pekan terakhir atau pekan ke-38, di mana Tottenham akan bertandang ke markas West Ham, sedangkan Arsenal menjamu Wigan Athletic.

Di atas kertas, baik Tottenham dan Arsenal sama-sama bisa menang mudah atas lawan-lawannya, karena kedua lawannya di pekan terakhir itu merupakan tim papan tengah.

Namun yang terjadi, hanya Arsenal saja yang bisa merebut kemenangan. Sedangkan Tottenham malah tumbang dari West Ham di Upton Park, sehingga The Gunners merebut satu tiket tersisa ke Liga Champions.

Kekalahan yang diterima Tottenham ini didapat karena hampir semua pemainnya keracunan Lasagna di hotel tempat mereka menginap sesaat sebelum laga dipertandingkan.

Michael Dawson, bek Tottenham, saat itu mengisahkan bagaimana semua pemain keracunan Lasagna di malam sebelum hidup mati dipertandingkan.

Michael Dawson menceritakan bagaimana dirinya dan rekan-rekannya harus merasakan kesakitan di perut akibat memakan lasagna di tempat mereka menginap.

Saat itu, Tottenham yang bertandang ke markas West Ham, menginap di Canary Wharf. Untuk makan malam, pihak hotel menyediakan lasagna.

Sabtu malam kami ke hotel di Canary Wharf dan WOW, setelah itu sampai Minggu pagi, saya dan 5-6 pemain lain merasa tak enak badan," kata Dawson kepada TalkSPORT Breakfast.

"Saya ingat malamnya menyantap hidangan, normal saja, lalu kembali ke kamar sekitar jam 10 atau 11, badan saya tidak enak.”

“Saya menelepon istri saya keesokan paginya, bercerita bahwa saya tidak bisa tidur. Sejam kemudian saya telepon lagi karena sudah tidak kuat, saya merasa sangat, sangat sakit," lanjutnya.

2. Diduga Diracun

Momen kartu merah yang diterima Rob Holding di laga Tottenham Hotspur vs Arsenal (13/05/22). (Foto: REUTERS/David Klein)

Dilansir dari Bleacher Report, ternyata tak hanya 5 atau 6 pemain saja yang keracunan. Total ada 10 pemain, termasuk Robbie Keane dan Michael Carrick.

Karena sakit perut yang dialami ini, pihak Tottenham meminta laga ditunda keesokan harinya. Tapi, pihak Liga Inggris hanya menunda beberapa jam saja.

Hal ini membuat Martin Jol, pelatih Tottenham kala itu, merasa geram. Ia mengaku tak pernah merasakan pengalaman aneh seperti ini.

“Saya tak pernah mengalami hal seperti ini di sepak bola pada umumnya. Kami meminta pertandingan ditunda hingga besok, tapi itu tak mungkin,” ucap Martin Joel.

Dengan kondisi sakit perut, para pemain Tottenham terpaksa bermain, sehingga harus rela tumbang 1-2 dari West Ham. Apesnya, di partai lain Arsenal menang 4-2 atas Wigan sehingga posisi Spurs di 4 besar tergusur di pekan terakhir.

Karena kejadian ini, pihak Tottenham meminta Liga Inggris melakukan investigasi, sebab adanya dugaan bahwa para pemain Spurs diracun.

Tapi pasca investigasi dilakukan, tak ada indikasi makanan atau lasagna diracun. Hanya saja, makanan itu terinfeksi virus.

Alhasil, kisah ‘Lasagna-gate’ yang tak terbukti ini menjadi bahan guyonan fans Arsenal kepada Tottenham hingga saat ini.

Bahkan belakangan, banyak pendukung Arsenal berharap Norwich City memberikan racun agar para pemain Tottenham tumbang di laga terakhir Liga Inggris 2021/22 agar The Gunners bisa merebut tiket ke Liga Champions.