Dok. KB Bukopin
KB Bukopin.

JAKARTA, SIAPGRAK.COM - Sekitar 1.400 karyawan PT Bank KB Bukopin Tbk memilih untuk mengundurkan diri. Pengunduran diri dilakukan secara sukarela oleh para karyawan.

Sekretaris Perusahaan Bank KB Bukopin Tias Hardi menjelaskan, pengunduran diri 1.400 karyawan tersebut merupakan bagian dari transformasi perusahaan, pasca diakuisisi Kookmin Bank pada tahun 2020.
"Program ini ditawarkan kepada semua karyawan, dan sifatnya sukarela atau voluntary. Tidak ada paksaan, tidak ada penunjukan," ujar dia, kepada Kompas.com, Jumat (21/1/2022).

Tias memastikan, pengunduran diri tersebut dilakukan tanpa penunjukan atau paksaan dari perusahaan. Ia bilang, perusahaan menawarkan program tersebut kepada karyawan, dengan sejumlah manfaat atau benefit.
Pertama, perusahaan memberikan uang pesangon kepada karyawan yang memilih mengundurkan diri.
"Kalau dari benefit, sudah pasti kalau bicara nominal itu di atas dari pesangon biasa," kata Tias.

Kemudian, Tias menyebutkan, asuransi individu dan keluarga karyawan yang mengikuti program tersebut juga masih akan ditanggung, hingga 6 bulan setelah pengunduran diri diajukan.
Selain itu, untuk mendukung keberlanjutan karir, Bank KB Bukopin juga memberikan pelatihan kepada karyawan yang mengikuti program pengunduran diri secara sukarela.

"Banyak karyawan, apalagi eranya sudah modern seperti ini, mungkin banyak karyawan yang sudah kepikiran jadi entrepeneur, businessman, pengusaha, atau mungkin ada yang punya prinsip ingin pindah industri, bukan di bank lagi," tutur Tias.
Dengan telah berkurangnya 1.400 karyawan, Tias menyebutkan, saat ini jumlah karyawan Bank KB Bukopin menyisakan sekitar 4.800 karyawan.
"Kalau mau berkaca, bank-bank yang bertransformasi duluan, sudah melakukan ini (pengurangan karyawan sukarela)," ucap Tias.

Penulis : Rully R. Ramli Editor : Aprillia Ika