Hadirkan Aksi Panggung Spektakuler, Billboard Music Awards 2022 Justru Tuai Kritikan
Billboard Music Awards 2022 justru tuai kritikan pedas.

Billboard Music Awards merupakan ajang penghargaan bergengsi yang diadakan sejak tahun 1990. Mendapatkan penghargaan dari ajang ini merupakan suatu kehormatan, itu sebabnya para artis-artis dunia berlomba-lomba untuk memberikan karya terbaiknya agar juga mendapatkan kesempatan membawa pulang penghargaan dari ajang bergengsi kelas dunia ini.

Pada Minggu (15/05/2022) lalu, Billboard Music Awards 2022 sukses digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas. Pada tahun ini, ajang BMA mendapatkan begitu banyak pujian karena aksi spanggung yang sangat spektakuler untuk memperingati tahun ke-25. Namun terlepas dari banyak pujian, Billboards Music Awards justru tuai kritikan pedas.

Ajang bergengsi ini justru mendapatkan julukan baru oleh warganet. BMA dijuluki dengan 'tone deaf'.

Maksud dari 'tone deaf' sendiri adalah ketidakpekaan dalam hal sentimen, opini, dan selera publik. Julukan ini muncul disebabkan oleh daftar musisi yang hadir dan tampil di atas panggung ajang musik populer tersebut. Dianggap bahwa terdapat musisi-musisi yang disebut sebagai 'to un-cancel the cancelled'.

Pernyataan tersebut merujuk kepadacancel culture yang ditujukan untuk Travis Scott dan Morgan Wallen karena kasus yang dibuat oleh mereka masing-masing.

Kasus Travis Scott yang membuatnya ditolak oleh masyarakat adalah insiden panggung Astroworld Festival pada November 2021 silam. Terdapat 10 penonton yang menjadi korban kesesakan hingga harus menghembuskan nafas terakhirnya dalam festival tersebut, tetapi yang dilakukan Travis justru bersikap tak acuh terhadap korban-korbannya tersebut.

Remember when Travis Scott watched his fans die at Astroworld and Kylie posted a video of an ambulance struggling to get to victims? That was literally 6 months ago. This murderer is attending an award show with his family 6 months after destroying his fans families. https://t.co/uqtyGwJaRO

— mags. (@magsandbuns) May 17, 2022

Sementara Morgan Wallen ditolak oleh masyarakat karena pada 2 Februari 2021 lalu, tersebar sebuah video yang menunjukkan Morgan Wallen berteriak kasar. Pada video tersebut, Wallen memaki tetangganya dengan hinaan rasial. Setelah viralnya video tersebut, karir Wallen langsung menurun drastis. Lagu-lagunya pun dihapus dari daftar radio besar Amerika Serikat, seperti iHeartRadio dan Entercom.

Wait isn’t Morgan wallen the guy who said the n word so many times? And they have the nerve to have him performing while they had the message about anti oppression, anti racism and social justice before and during the show? #BBMAs

— kaley? (@luhvzzz) May 16, 2022

Penulis : Keyla Melodia Klees

Artikel lainnya :

Rossa Tetap Menyanyi Walau Infus Berada di Tangan, Bukti Profesionalitas dalam Berkarir

'Heavy Rotation' dari JKT48 Diputar di Hollywings, Netizen: Melody Istigfar Melihat Ini

Jin BTS Akui Selalu Ingat Fans saat Sedang Merasa Lelah: ARMY adalah Saya