Juergen Klopp dan Josep Guardiola berebut hadiah uang prestasi Premier League.
Juergen Klopp dan Josep Guardiola berebut hadiah uang prestasi Premier League.

London, Inggris – Premier League musim 2021-2022 seperti film thriller. Pertempuran tak akan selesai sebelum sampai hari terakhir. Manchester City dan Liverpool terus bersaing mencari kemenangan untuk jadi juara Liga Inggris dan hadiah prestasi yang nominalnya bisa bikin liur klub mana pun mengeces!

Liga Inggris musim 2021-2022 berlangsung ketat dan dengan cara yang sangat terbuka. Manchester City dan Liverpool harus berkompetisi memperebutkan mahkota Premier League hingga hari terakhir melalui pertandingan dengan lawan masing-masing pada Super Sunday yang menegangkan pada 22 Mei 2022.

City, yang memimpin dengan nilai 90 poin, akan menerima Aston Villa, yang datang dengan pimpinan pelatih yang merupakan mantan kapten Liverpool, Steven Gerrard. The Cityzens harus menang atas The Villans agar tak ada halangan apa pun lagi untuk mempertahankan predikat juara Premier League.

Terpaut hanya 1 poin lebih sedikit di peringkat kedua, Liverpool pun sedang tarik nafas untuk berlari mengejar peluang terakhir. The Reds tidak punya pilihan alternatif untuk berharap selain wajib menang saat menerima Wolverhampton Wanderers. Sebab hasil seri, apalagi kalah, akan menguntungkan City.

Bukan hanya mengincar gelar juara, perlombaan Manchester City dan Liverpool ialah balapan memburu harta karun di puncak Premier League. Sebab tinggal hanya dua klub yang bersaing di tempat tertinggi, meski pertarungan di peringkat berikutnya juga menjanjikan hadiah uang prestasi yang sangat besar.

Arsenal punya peluang untuk merampas satu tiket ke Liga Champions. Jika menang atas Everton pada laga terakhir di London, The Gunners bisa memberi tekanan kepada tetangga di sisi utara ibukota Inggris, yakni Tottenham Hotspur, yang juga masih bisa melompat lebih tinggi di kelompok 4 Besar.

Semua orang tahu betapa menguntungkan tempat di papan atas Liga Inggris, apalagi bila bisa menjadi juara. Tapi hal penting yang membuat Premier League lebih menarik ialah mengetahui implikasi keuangan spesifik dari setiap posisi pada akhir kompetisi bagi seluruh 20 klub peserta divisi teratas.

Bonus Uang Prestasi

The Athletic, media yang mencermati unsur keuangan klub-klub olahraga, melakukan penyelaman mendalam terhadap tabungan yang tersedia di Premier League. Tak hanya menghitung keuntungan dari hak siar televisi, perhitungan juga mencakup nilai uang prestasi bagi klub pada akhir musim kompetisi.

Bila klub terbawah mendapat hadiah uang prestasi sebesar £2,2 juta poundsterling yang setara dengan 40 miliar rupiah, berapa iming-iming bagi tim juara? The Athletic memperkirakan bahwa pemenang Liga Inggris 2021-2022 akan mengantongi £44 juta atau senilai lebih dari 800 miliar dalam uang Indonesia!

Keuntungan sang juara berselisih hampir 3 juta dari runner-up yang mengeruk 41,8 juta pounds atau 765 miliar rupiah. Chelsea, yang sudah pasti menempati peringkat ketiga akan menangguk £39,6 juta atau 725 miliar rupiah, cukup untuk menenangkan diri sepeninggal pemilik lama, Roman Abramovich.

Berikut angka perkiraan The Athletic terhadap uang prestasi yang akan masuk ke tiap klub berdasarkan urutan di tabel nilai terakhir Premier League musim 2021-2022.

01 – £44 juta

02 – £41,8 juta

03 – £39,6 juta

04 – £37,4 juta

05 – £35,2 juta

06 – £33 juta

07 – £30,8 juta

08 – £28,6 juta

09 – £26,4 juta

10 – £24,2 juta

11 – £22 juta

12 – £19,8 juta

13 – £17,6 juta

14 – £15,4 juta

15 – £13,2 juta

16 – £11 juta

17 – £8,8 juta

18 – £6,6 juta

19 – £4,4 juta

20 – £2,2 juta

(raw)