Nagita Slavina/ Foto: Instagram @raffinagita1717
Nagita Slavina/ Foto: Instagram @raffinagita1717

Belakangan heboh di pemberitaan dan media sosial tentang video 61 detik mirip Nagita Slavina. Istri Raffi Ahmad tersebut dirugikan pasalnya video tersebut palsu, Bunda. Ada orang tak bertanggung jawab yang menempelkan wajah Nagita ke tubuh wanita lain dalam video.

Nagita Slavina pernah mengaku bahwa ia tidak pernah merekam aktivitas pribadinya. Saat dimintai keterangan, polisi mengatakan video yang sudah diteliti itu ternyata adalah hasil editing, Bunda.

"Hasil koordinasi dengan Siber Polda Metro Jaya video itu fake alias palsu, hasil editing," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu Wardhana saat dikonfirmasi.

Sebagian warganet yang menyaksikan pun yakin bahwa itu deepfake. "Sekarang pake appsdeepfake udah enggak jelas antara yang asli atau editan," tulis seorang warganet.

Lantas, apa itu deepfake yang diduga sebagai teknik yang dipakai untuk menyebarkan video palsu 61 detik mirip Nagita Slavina?

Mengutip detikcom, deepfake technology bisa mentransformasi wajah dalam video orang menjadi wajah orang lain, Bunda. Di video yang dikutip dari Aljazeera, dicontohkan salah satu editan video dengan wajah pendiri Facebook Mack Zuckerberg sedang berbicara. Padahal, itu bukanlah video dari Mark Zuckerberg.

Hao Lin seorang Data Scientist mengatakan kekhawatirannya tentang deepfake karena bisa membuat video yang sangat realistis dari seseorang. Bahkan, bisa 'mengatakan' suatu hal yang tidak pernah orang yang disasar katakan.

"Nanti ketika ada pemilihan umum, ini bisa sangat sangat berbahaya. Ini bisa mengubah apa yang mereka katakan. Yang mengerikan orang akan membagikan video itu dan berkata 'Hey, aku liat video ini dan dia bilang begitu,'" kata Hao.

Lalu, apakah kita sebagai orang awam bisa mencurigai bahwa sebuah video menggunakan teknik deepfake? Baca kelanjutannya di halaman berikut.

Simak juga video momen Nagita Slavina bonding dengan anak keduanya, Rayyanza: