Jumlah Pelanggan Turun, Netflix Pecat 150 Karyawan

SIAPGRAK.COM – Kabar mengejutkan datang dari platform Video on Demand (VoD), Netflix. Betapa tidak, penggawa platform VoD tersebut dikabarkan baru-baru ini melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 150 karyawan.

Dikutip dari CNBC Internasional, PHK atas ratusan pekerja Netflix ini merupakan imbas penurunan jumlah pelanggan pada laporan pendapatan perusahaan beberapa waktu lalu. Ini setara dengan dua persen dari total 11.000 karyawan, yang sebagian besar berefek di Amerika Serikat (AS).

“Sayangnya kami melepaskan sekitar 150 karyawan hari ini, sebagian besar berbasis di AS,” jelas Netflix.

Netflix beralasan, kalau PHK itu dilakukan karena perkembangan bisnis ketimbang kinerja individu. Perusahaan juga mengklaim telah bekerja keras untuk mendukung mereka melalui transisi sulit ini.

“Seperti yang kami jelaskan tentang pendapatan, pertumbuhan pendapatan kami yang melambat berarti kami juga harus memperlambat pertumbuhan biaya kami sebagai perusahaan,” kata Netflix.

Sebagai informasi juga, pengurangan staf ini terjadi kurang dari sebulan usai Netflix melaporkan kehilangan jumlah pelanggan untuk pertama kalinya dalam satu dekade. Mereka juga memperkirakan adanya kerugian pada kuartal selanjutnya.

Akibat laporan pendapatan itu, saham Netflix turun hampir lebih dari 70 persen sejak Januari 2022.

Sementara itu, NDTV memberitakan, Netflix mengakhiri kuartal pertama tahun ini dengan 221,6 juta pelanggan, sedikit lebih rendah dari kuartal terakhir tahun lalu. Selain itu, perusahaan menyalahkan penurunan kuartalan untuk penangguhan layanannya di Rusia karena invasi Moskow ke Ukraina.

Penurunan sekitar 200.000 pelanggan atau kurang dari 0,1 persen dari total basis pelanggannya, sudah cukup untuk membuat Wall Street panik ketika Netflix melaporkan pendapatan kuartalan di bulan April.

Chief financial officer Spence Neumann mengatakan Netflix akan menahan pengeluaran untuk dua tahun ke depan, sambil terus menginvestasikan miliaran dolar dalam platform.