Dipercaya Jaga Rumah, Stevenson dan Septian Embat Uang Rp 75 Juta

SIAPGRAK.COM – Melkisedek Luys Djawa pulang ke kampung halamannya di Nusa Tenggara Timur (NTT) selama tiga bulan. Rumahnya yang kosong di Jalan Petemon Kuburan dipercayakan kepada Stevenson Ledoh dan Septian J. Fernandez untuk dijaga. Namun, dua orang kepercayaan itu malah mengambil uang Rp 75 juta, perhiasan, dan surat-surat penting senilai Rp 45 juta.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, jaksa Hasan Efendi menyatakan bahwa kedua terdakwa diam-diam mengambil barang-barang di koper dan barang-barang lain di dalam kamar Melkisedek. Caranya, merusak ritsleting koper. Barang-barang yang diambil, antara lain, uang Rp 75 juta di tas ungu, kalung emas, gelang emas, dan anting emas. Selain itu, tiga BPKB dan STNK sepeda motor serta Lenovo. Uang logam pecahan Rp 500 dan Rp 1.000 senilai total Rp 4,1 juta juga tidak luput mereka ambil.

Melkisedek baru tahu barang-barangnya dicuri setelah pulang ke Surabaya. Dia melihat ritsleting kopernya rusak. ”Ternyata uang dan perhiasan yang saksi Melkisedek simpan tidak ada,” jelas jaksa Hasan dalam surat dakwaannya.

Majelis hakim yang diketuai I Gusti Ngurah Partha Bhargawa menghukum kedua terdakwa dengan pidana dua tahun penjara. Mereka dinyatakan terbukti bersalah mencuri barang Melkisedek.

Stevenson dan Septian yang tidak didampingi pengacara menerima hukuman tersebut. Keduanya tidak mengajukan banding. Barang-barang yang dicuri juga sudah habis dijual. Uang tunai dan uang logam telah habis digunakan untuk kepentingan pribadi.